Rekor! 162.374 Kendaraan Lintasi Tol Trans Sumatera pada H+3 Lebaran
Lonjakan signifikan lalu lintas di Tol Trans Sumatera pada H+3 Lebaran 2025 mencapai 162.374 kendaraan, meningkat drastis dibandingkan hari biasa.

Jakarta, 5 April 2025 - Arus balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mencatatkan rekor baru. PT Hutama Karya (Persero) melaporkan sebanyak 162.374 kendaraan melintasi JTTS pada H+3 Lebaran, Jumat (4/4). Lonjakan ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari normal, menandakan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menyatakan, "Hutama Karya menginformasikan perkembangan terkini Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera dengan trafik kendaraan melintas sebesar 162.374 kendaraan pada 4 April 2025 dengan peningkatan 96,89 persen dibanding trafik normal pada hari yang sama." Pernyataan ini disampaikannya di Jakarta pada Sabtu (5/4).
Peningkatan volume kendaraan ini tersebar di berbagai ruas tol Trans Sumatera, menunjukan tingginya animo masyarakat menggunakan jalan tol untuk perjalanan mudik dan balik Lebaran. Data ini menjadi indikator penting dalam perencanaan infrastruktur jalan tol di masa mendatang, guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.
Distribusi Volume Kendaraan di Ruas Tol Trans Sumatera
Data yang dirilis Hutama Karya menunjukkan distribusi volume lalu lintas yang cukup merata di berbagai ruas tol Trans Sumatera. Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung mencatatkan volume lalu lintas tertinggi kedua setelah keseluruhan JTTS, dengan 26.703 kendaraan atau meningkat 92,51 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara itu, Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih mencatat 19.894 kendaraan, meningkat 61,57 persen.
Di ruas Tol Betung-Tempino-Jambi (Bayung Lencir-Tempino), tercatat 8.086 kendaraan melintas, meningkat 44,83 persen. Lalu lintas di Tol Bengkulu-Taba Penanjung juga mengalami peningkatan signifikan, mencapai 3.311 kendaraan atau naik 102,76 persen. Sedangkan di Tol Pekanbaru-Dumai, tercatat 19.609 kendaraan dengan peningkatan 32,29 persen, dan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar mencatat 15.618 kendaraan, meningkat 141,35 persen.
Peningkatan yang sangat signifikan juga terlihat di ruas Tol Indrapura-Kisaran dengan 21.201 kendaraan (naik 148,90 persen), dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kuala Tanjung-Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita (HMW) dengan 17.064 kendaraan (meningkat 107,59 persen). Tol Binjai - Langsa (Binjai-Pangkalan Brandan) mencatat 20.086 kendaraan (meningkat 157,74 persen), dan Tol Sigli-Banda Aceh mencapai 10.802 kendaraan (naik 233,09 persen).
Volume Kendaraan di Ruas Tol Fungsional
Selain ruas tol operasional, Hutama Karya juga melaporkan volume lalu lintas di ruas tol fungsional. Total 12.343 kendaraan melintasi ruas tol fungsional. Rinciannya, Tol Pekanbaru - Padang (Padang - Sicincin) sebanyak 8.045 kendaraan, Tol fungsional Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum-Padang Tiji) sebanyak 2.821 kendaraan, dan Tol Palembang-Betung (Kramasan-Pangkalan Balai) sebanyak 1.477 kendaraan.
Hutama Karya berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tol di seluruh ruas JTTS. Peningkatan signifikan ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi Hutama Karya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan tol di Indonesia.
Data ini menunjukkan kesuksesan pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2025 di JTTS, sekaligus menjadi tolok ukur bagi pengembangan infrastruktur jalan tol di masa mendatang untuk mengakomodasi peningkatan mobilitas masyarakat.