Suzuki-Harrosa Gelar Seminar HIV/AIDS di Bekasi, Wujud CSR dalam Bulan K3 Nasional
PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Harrosa Darma Nusantara menggelar seminar pencegahan HIV/AIDS di Cikarang, Bekasi, sebagai bagian dari program CSR dalam rangka Bulan K3 Nasional 2025.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? PT Suzuki Indomobil Motor bersama PT Harrosa Darma Nusantara menggelar seminar kesehatan bertajuk 'Satukan Langkah Cegah HIV/AIDS' di Kantor Desa Cicau, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi pada tanggal 28 Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025 dan program Corporate Social Responsibility (CSR) kedua perusahaan. Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan HIV/AIDS serta memberikan bantuan kesehatan kepada warga sekitar.
Kegiatan yang diikuti ratusan warga dan aparatur desa ini juga menandai komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada kesehatan masyarakat. Tahun lalu, fokus CSR Suzuki tertuju pada isu stunting, sementara tahun ini, perusahaan memilih untuk mengangkat isu penting pencegahan HIV/AIDS yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia.
Selain seminar, Suzuki dan Harrosa juga memberikan bantuan berupa alat kesehatan seperti alat cek gula darah, kolesterol, asam urat, alat tensi darah, dan susu. Hal ini menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat dan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Seminar Pencegahan HIV/AIDS dan Bantuan Kesehatan
Kepala Departemen General Affair PT Suzuki Indomobil Motor, Gunardi Prakosa, menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. "Tahun lalu fokus kami pada isu stunting dan tahun ini kami mengangkat isu HIV/AIDS," katanya. Program CSR, menurut Gunardi, selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar, dengan berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Manager PT Harrosa Darma Nusantara, Ganda Herdiana, menambahkan bahwa kontribusi perusahaannya tidak hanya sebatas seminar. Harrosa juga turut berpartisipasi dalam renovasi bangunan Madrasah Al Barkah di Desa Cicau. "Ini bukan pertama kali kami berkontribusi di Desa Cicau. Dengan CSR ini, kami berharap kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar," ujarnya.
Bantuan yang diberikan oleh kedua perusahaan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Desa Cicau. Kepala Desa Cicau, Maman M Fahlepi, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi tersebut, khususnya terkait renovasi Madrasah Al Barkah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan akibat tanah bergerak. "Kami sudah berkomunikasi sebelumnya, termasuk usulan renovasi gedung Madrasah Al Barkah yang kondisinya sudah mengkhawatirkan karena tanah bergerak," kata Maman.
Keselarasan CSR dengan RPJMD Kabupaten Bekasi
Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Dikdik Setiadi, menyambut positif kolaborasi antara perusahaan swasta dan pemerintah daerah dalam program CSR. Ia berharap agar CSR yang disalurkan perusahaan dapat selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. "Untuk tahun 2025, sektor prioritas CSR meliputi pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, dan infrastruktur, sesuai dengan RPJMD serta visi-misi kepala daerah terpilih," jelasnya.
Dikdik berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Dengan adanya sinergi antara perusahaan dan pemerintah, diharapkan program CSR dapat lebih terarah dan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan CSR yang dilakukan oleh PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Harrosa Darma Nusantara ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan swasta dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen perusahaan untuk selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan kunci keberhasilan program CSR yang berdampak positif dan berkelanjutan.
Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan lingkungan sekitar.