Tol Cipali Catat 135 Ribu Kendaraan Melintas Jelang H-6 Lebaran
Hingga H-6 Lebaran, tercatat 135 ribu kendaraan melintas di Tol Cipali, peningkatan arus mudik diprediksi puncaknya pada H-3 Lebaran.

Cirebon, 25 Maret 2025 - Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) mencatat peningkatan signifikan arus kendaraan. Sejak tanggal 21 hingga 25 Maret 2025 (H-6 Lebaran), sebanyak 135 ribu kendaraan terpantau melintas dari arah Jakarta menuju Cirebon. Data ini menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan menjelang puncak mudik Lebaran.
Menurut Ardam Rafif Trisilo, Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, peningkatan ini terlihat jelas. Meskipun arus lalu lintas masih terpantau lancar, peningkatan volume kendaraan mulai tampak menjelang sore hari. Hal ini menunjukkan prediksi peningkatan arus mudik yang signifikan dalam beberapa hari ke depan.
Data menunjukan bahwa hingga pukul 12.00 WIB pada tanggal 25 Maret 2025, sekitar 16,9 ribu kendaraan melintas dari Jakarta menuju Cirebon. Angka ini meningkat 17,1 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya (Cirebon menuju Jakarta) tercatat sekitar 9,4 ribu unit, mengalami penurunan sekitar 4 persen dibandingkan hari sebelumnya. Secara keseluruhan, volume lalu lintas di Tol Cipali meningkat 8,4 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Peningkatan Arus Mudik dan Antisipasi Puncak Arus
Pihak pengelola Tol Cipali memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 (H-3 Lebaran), dengan perkiraan jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 118 ribu unit. Prediksi ini didasarkan pada tren peningkatan volume kendaraan pada periode mudik Lebaran sebelumnya. Astra Tol Cipali terus memantau perkembangan situasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Sebagai langkah antisipasi, berbagai strategi telah disiapkan untuk mengelola lalu lintas di Tol Cipali. Pengelolaan transaksi di gerbang tol akan dioptimalkan, dan penempatan petugas di titik-titik rawan kepadatan akan ditingkatkan. Semua ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kemacetan dan memastikan kenyamanan para pemudik.
"Secara keseluruhan, jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan arus kendaraan menjelang puncak mudik Lebaran," kata Ardam Rafif Trisilo. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik. "Prediksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan volume kendaraan pada periode mudik sebelumnya. Kami terus memantau perkembangan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik," ucap dia.
Langkah Antisipasi Kemacetan
Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, Astra Tol Cipali telah menyiapkan beberapa langkah strategis. Kerja sama dengan kepolisian menjadi kunci dalam upaya ini. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Pengelolaan transaksi di gerbang tol yang lebih efisien.
- Penambahan petugas di titik-titik rawan kemacetan.
- Pemantauan arus lalu lintas secara real-time.
- Penyiapan skenario pengaturan lalu lintas.
Dengan berbagai persiapan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran di Tol Cipali dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh pemudik. Pihak pengelola berharap kerjasama dari seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Meskipun peningkatan volume kendaraan signifikan, pihak pengelola Tol Cipali optimistis dapat mengatasi potensi kendala dan memastikan kelancaran arus mudik Lebaran. Komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik menjadi prioritas utama.