{{caption}}
Wali Kota Kendari Lantik 25 Pejabat Eselon II: Siap Optimalisasi Pembangunan

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, melantik 25 pejabat eselon II, termasuk 15 kepala dinas, untuk mengoptimalkan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

{{caption}}
Pramono Anung Lantik 59 Pejabat DKI, dari Wali Kota hingga Kepala Dinas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, melantik 59 pejabat baru, termasuk lima wali kota dan sejumlah kepala dinas, dengan pesan tegas tentang profesionalitas dan larangan penipuan rekrutmen.

{{caption}}
575 ASN Baru Kota Bandung Dilantik, Siap Tingkatkan Pelayanan Publik

Wali Kota Bandung melantik 532 PPPK dan 43 CPNS formasi 2024 untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Bandung, Jawa Barat.

{{caption}}
Sembilan Pejabat Plt Ditunjuk Isi Jabatan OPD Kosong di Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjuk sembilan pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi jabatan organisasi perangkat daerah (OPD) yang kosong, guna memastikan jalannya roda pemerintahan tetap optimal.

{{caption}}
Sertijab Wali Kota Makassar: Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham Resmi Pimpin Kota Makassar

DPRD Makassar menggelar serah terima jabatan Wali Kota Makassar dari Moh Ramdhan Pomanto kepada Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham untuk periode 2025-2030, menandai era kepemimpinan baru di kota tersebut.

{{caption}}
10 Pejabat Fungsional Pemkot Singkawang Dilantik, Dorong Reformasi Birokrasi

Wali Kota Singkawang melantik 10 pejabat fungsional untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendorong reformasi birokrasi yang lebih profesional, efisien, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

{{caption}}
Pemkot Makassar Resmikan MGC: Layanan Publik Makin Mudah dan Nyaman

Wali Kota Makassar meresmikan Makassar Government Centre (MGC) untuk meningkatkan pelayanan publik, menghadirkan pusat layanan terpadu, inovasi, investasi, dan UMKM.

{{caption}}
Kemenkum Kalteng Perkuat Profesionalisme Pegawai di Masa Transisi

Kemenkumham Kalteng lantik 9 pejabat fungsional untuk tingkatkan profesionalisme pegawai dan pelayanan publik di tengah masa transisi, menciptakan birokrasi yang lebih efektif dan kolaboratif.