Wisma Atlet Kemayoran: 10 Tower Siap Jadi Hunian ASN dan MBR
Menteri PKP umumkan 10 tower Wisma Atlet Kemayoran siap diresmikan sebagai hunian ASN dan MBR, didukung insentif pemerintah dan pelonggaran GWM dari BI.

Jakarta, 18 Februari 2024 - Menteri Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengumumkan kesiapan peresmian 10 tower Wisma Atlet Kemayoran sebagai hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sirait saat konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Peresmian dan Revitalisasi Wisma Atlet
Tiga tower di Wisma Atlet Kemayoran telah siap untuk diresmikan, sementara tujuh tower lainnya siap pada akhir April. Total 10 tower tersebut akan menyediakan hunian bagi ASN dan MBR. Revitalisasi ini mencakup Blok D10 Kemayoran (tujuh tower, 5.494 unit) dan Blok C2 Pademangan (tiga tower, 1.932 unit). Sebanyak 1.932 unit dari Blok C2 dan Blok D10 akan dialokasikan untuk program ini.
Dukungan Pemerintah untuk Hunian Subsidi
Selain revitalisasi Wisma Atlet, Menteri Sirait juga membahas perkembangan pembangunan perumahan subsidi melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hingga saat ini, 104.000 unit rumah subsidi telah dibangun, sedang dibangun, atau telah diserahkan kepada masyarakat. Pemerintah memberikan berbagai insentif, termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN) gratis untuk properti di bawah Rp2 miliar, dan pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Program Strategis Nasional (PSN)
Kementerian PKP fokus pada Program Strategis Nasional (PSN) yang mencakup sekitar 30 titik di Indonesia. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) telah menyediakan lahan seluas 7.700 hektar untuk mendukung program ini. Pelaksanaan PSN melibatkan koordinasi antar kementerian, termasuk dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Dukungan Bank Indonesia
Bank Indonesia turut mendukung program ini dengan memberikan pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) sebesar Rp80 triliun. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan dan renovasi 3 juta rumah. Persiapan lebih lanjut akan dibahas dalam rapat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani, BUMN, dan Bank Himbara di Kementerian Keuangan.
Kesimpulan
Peresmian 10 tower Wisma Atlet Kemayoran menandai langkah signifikan pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi ASN dan MBR. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk insentif pemerintah dan pelonggaran GWM dari Bank Indonesia, menunjukkan komitmen untuk mengatasi permasalahan perumahan di Indonesia. Program Strategis Nasional (PSN) yang ambisius menargetkan penyediaan hunian yang lebih luas lagi di masa mendatang.