Menekraf Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Aktor Senior Ray Sahetapy
Menekraf Teuku Riefky Harsya menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya aktor senior Ray Sahetapy, yang dikenal luas berkat bakat aktingnya yang luar biasa dan kontribusi besar pada perfilman Indonesia.

Jakarta, 2 April 2024 - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya aktor senior Ray Sahetapy. Kabar duka ini disampaikan melalui keterangan resmi pada Rabu, 2 April 2024. Kabar kepergian aktor kawakan yang telah menghiasi layar lebar Indonesia selama puluhan tahun ini mengejutkan banyak pihak. Ray Sahetapy meninggal dunia pada Selasa malam, 1 April 2024, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, di usia 68 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya selama dua tahun terakhir.
"Innalilahi wa Inna ilahi raji’un. Turut berduka cita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," ujar Menekraf dalam keterangan resminya. Ungkapan duka cita ini mewakili perasaan banyak insan perfilman Indonesia yang kehilangan sosok penting dan berpengaruh dalam industri perfilman Tanah Air.
Meninggalnya Ray Sahetapy merupakan kehilangan besar bagi dunia perfilman Indonesia. Selama empat dekade berkarya, ia telah memberikan kontribusi yang signifikan, membintangi berbagai film dan meninggalkan jejak karier yang gemilang. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama aktor, dan para penggemarnya.
Jejak Karier Aktor Legendaris Ray Sahetapy
Menekraf Teuku Riefky Harsya mengenang Ray Sahetapy sebagai aktor senior yang luar biasa berbakat dan dihormati. Selama empat dekade berkarier, Ray Sahetapy telah menunjukkan kemampuan aktingnya yang mumpuni, mampu memerankan berbagai karakter kompleks, termasuk peran antagonis yang sangat membekas di hati penonton. Kemampuannya dalam menghidupkan karakter yang diperankannya menjadikan namanya selalu diingat dan dihormati.
Lebih lanjut, Menekraf juga menyinggung pencapaian luar biasa Ray Sahetapy dalam dunia perfilman. "Almarhum dikenal sebagai aktor dengan nominasi terbanyak pada Festival Film Indonesia (FFI) dengan tujuh kali dinominasikan dan enam di antaranya dinominasikan dengan kategori aktor terbaik," ungkap Menekraf. Prestasi ini membuktikan kualitas aktingnya yang diakui secara luas oleh para juri dan insan perfilman Indonesia.
Tidak hanya di kancah nasional, Ray Sahetapy juga telah menorehkan prestasi di level internasional. Ia pernah membintangi film internasional ternama seperti Captain America: Civil War (2016) dalam Marvel Cinematic Universe (MCU), The Raid, Chrisye, dan Ponirah Terpidana. Perannya dalam film-film tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai aktor Indonesia yang diakui di dunia internasional.
Profil Singkat Ray Sahetapy
Ray Sahetapy, atau bernama lengkap Ference Raymond Sahetapy, lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 1 Januari 1957. Ia memulai kariernya di dunia perfilman pada tahun 1980 dengan membintangi film Gadis, memerankan tokoh Jaka. Selain berakting, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56, menunjukkan dedikasinya pada kemajuan industri perfilman Indonesia.
Selama kariernya yang panjang, Ray Sahetapy telah membintangi puluhan film, baik film Indonesia maupun internasional. Ia dikenal karena kemampuannya memerankan berbagai karakter dengan sangat meyakinkan, meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Kontribusinya pada dunia perfilman Indonesia tidak akan pernah terlupakan.
"Selamat jalan bang Ray Sahetapy, semoga husnul khotimah," tutup Menekraf. Ungkapan ini menjadi penutup yang menyentuh, mengucapkan selamat jalan bagi aktor legendaris yang telah memberikan banyak kontribusi bagi dunia perfilman Indonesia. Semoga amal baiknya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kepergian Ray Sahetapy meninggalkan duka mendalam bagi seluruh insan perfilman Indonesia. Namun, warisan karya dan dedikasinya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.