XLSmart Pastikan Layanan Tetap Prima Usai Merger XL Axiata dan Smartfren
XLSmart menjamin layanan XL, Axis, dan Smartfren tetap beroperasi normal pasca merger XL Axiata dan Smartfren, bahkan berencana meningkatkan kualitas layanan dengan teknologi 5G dan AI.

Penggabungan XL Axiata dan Smartfren telah resmi terjadi, membentuk entitas baru bernama XLSmart. Presiden Direktur dan CEO XLSmart, Rajeev Sethi, memberikan jaminan kepada pelanggan bahwa layanan XL, Axis, dan Smartfren tidak akan terganggu. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 25 Maret 2024.
Rajeev Sethi menegaskan, "Dari segi pelayanan kepada pelanggan tidak ada yang berubah. Tiga layanan yang kita miliki Axis, XL dan Smartfren akan terus beroperasi seperti biasa." Pernyataan ini bertujuan untuk menenangkan pelanggan dan memastikan kelancaran transisi pasca merger.
Namun, XLSmart berjanji untuk memberikan peningkatan layanan yang lebih baik di masa mendatang. Integrasi sumber daya dari kedua perusahaan induk diharapkan akan menghasilkan sinergi positif bagi para pelanggan.
Layanan Prima dengan Jaringan yang Lebih Luas
Salah satu keuntungan utama dari merger ini adalah peningkatan kapasitas jaringan. XLSmart kini menguasai total spektrum frekuensi sebesar 152 MHz, gabungan dari 90 MHz milik XL Axiata dan 62 MHz milik Smartfren. "Kita akan memiliki akses ke layanan yang lebih besar. Jadi pelanggan bisa mengharapkan layanan yang jauh lebih baik," jelas Rajeev Sethi.
Peningkatan kapasitas jaringan ini akan berdampak positif pada kualitas layanan, khususnya dalam hal kecepatan dan stabilitas koneksi. Hal ini sangat penting mengingat tingginya kebutuhan akan akses internet yang handal di Indonesia.
Dengan sumber daya yang lebih besar, XLSmart berencana untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringan 4G yang sudah ada, serta mempercepat pengembangan jaringan 5G di berbagai wilayah di Indonesia.
Teknologi 5G dan AI untuk Pengalaman Pelanggan yang Lebih Baik
XLSmart tidak hanya fokus pada perluasan jaringan, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi terkini. Perusahaan berencana untuk mengembangkan jaringan 5G dan mengoptimalkan penggunaan kecerdasan buatan (AI).
Pengembangan jaringan 5G akan memberikan kecepatan internet yang jauh lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah, sehingga pengalaman pengguna akan jauh lebih baik. Sementara itu, teknologi AI akan digunakan untuk personalisasi layanan dan peningkatan efisiensi jaringan.
Rajeev Sethi menambahkan, "Ke depan, XLSmart akan membuka akses ke berbagai teknologi dan kemampuan yang signifikan bagi kami untuk berinvestasi dalam solusi digital yang lebih inovatif." Hal ini menunjukkan komitmen XLSmart untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggannya.
Dengan integrasi teknologi AI, XLSmart berharap dapat mengidentifikasi kebutuhan pelanggan secara lebih akurat, mengoptimalkan layanan yang diberikan, dan meningkatkan efisiensi jaringan secara keseluruhan. Inovasi ini akan memberikan pengalaman yang lebih personal dan responsif bagi setiap pelanggan.
Masa Depan XLSmart
Merger XL Axiata dan Smartfren menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisi XLSmart di industri telekomunikasi Indonesia. Dengan sumber daya yang lebih besar dan teknologi yang lebih canggih, XLSmart siap untuk memberikan layanan telekomunikasi yang lebih baik dan inovatif bagi masyarakat Indonesia. Komitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pengalaman pelanggan yang terbaik menjadi kunci keberhasilan XLSmart di masa depan.
Perusahaan juga berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur dan teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan layanan ke seluruh Indonesia. Dengan demikian, XLSmart siap menghadapi tantangan di masa depan dan terus menjadi pemimpin di industri telekomunikasi Indonesia.