Dewa United Rekrut Carabali: Pilihan Langsung Pelatih untuk Perkuat Pertahanan
Pelatih Dewa United, Pablo Favarel, secara langsung memilih Bryan Carabali, center asal Ekuador, untuk memperkuat tim di sisa musim IBL, menggantikan Pape Malick Dime.

Jakarta, 28 Maret 2024 - Dewa United Banten resmi merekrut pemain bola basket asal Ekuador, Bryan Jose Carabali. Perekrutan pemain bertinggi 2,15 meter ini diputuskan langsung oleh pelatih kepala Dewa United, Pablo Favarel. Keputusan ini diambil setelah kepergian Pape Malick Dime dari klub pekan lalu. Carabali diharapkan dapat mengisi kekosongan dan memperkuat lini pertahanan Dewa United.
Manajer Dewa United Banten, Matius Zaqi Iskandar, menjelaskan bahwa pilihan pelatih untuk Carabali telah dipertimbangkan secara matang. "Pemilihan Carabali untuk melengkapi kuota pemain asing di sisa musim ini merupakan pilihan dari coach Pablo," ujar Zaqi dalam laman IBL. Pihak manajemen menilai bahwa pilihan Favarel sejalan dengan kebutuhan tim dan profil pemain yang dibutuhkan.
Zaqi menambahkan bahwa rekam jejak Carabali telah diteliti secara menyeluruh. "Setelah kami melihat track record-nya, ternyata Carabali memang sesuai dengan kebutuhan," tambahnya. Carabali dinilai memiliki kemampuan bertahan yang mumpuni, sesuai dengan kebutuhan tim untuk memperkuat paint area, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Profil Bryan Carabali: Center Tangguh dari Ekuador
Bryan Carabali, yang berusia 25 tahun (Juli 2023), bergabung dengan San Martin de Corrientes di liga bola basket Argentina. Setelah menyelesaikan kejuaraan bersama timnya, ia sempat memperkuat Leones de Quilpue di playoffs musim LNB 2024 di Chili. Setelah meraih gelar juara, ia kembali ke San Martín de Corrientes.
Sepanjang musim 2024-2025, Carabali mencatatkan rata-rata sembilan poin per pertandingan (ppg) dan enam rebound per pertandingan (rpg). Kemampuannya yang luar biasa membuatnya menjadi aset berharga bagi timnya. Kemampuan bertahan dan menyerang yang dimilikinya menjadi daya tarik tersendiri bagi Dewa United.
Selain berkiprah di level klub, Carabali juga merupakan bagian dari tim nasional bola basket Ekuador sejak tahun 2021. Debutnya di timnas dimulai pada tahun 2021 saat melawan Bolivia dalam pertandingan Kualifikasi FIBA AmeriCup untuk FIBA World Cup 2023. Terakhir kali, ia tampil di Pra-Kualifikasi FIBA AmeriCup 2025. Dalam tiga pertandingan terakhirnya bersama timnas, Carabali mencetak rata-rata 10,5 ppg dan 6,5 rpg.
Kebutuhan Dewa United dan Keunggulan Carabali
Kepergian Pape Malick Dime meninggalkan kekosongan di posisi center Dewa United. Carabali diharapkan mampu mengisi kekosongan tersebut dan bahkan meningkatkan performa tim secara keseluruhan. Kemampuan bertahannya yang solid dan kontribusinya dalam mencetak poin menjadikannya pilihan yang tepat untuk memperkuat lini tengah Dewa United.
Dengan bergabungnya Carabali, Dewa United berharap dapat meningkatkan daya saing mereka di sisa musim IBL. Pengalaman Carabali di liga-liga bergengsi di Argentina dan Chili, serta kontribusinya di tim nasional Ekuador, menjadi modal berharga bagi pemain ini untuk berkontribusi maksimal bagi Dewa United.
Kehadiran Carabali diharapkan dapat membawa dampak positif bagi performa Dewa United di sisa musim kompetisi. Manajemen dan pelatih optimistis bahwa Carabali akan menjadi bagian penting dalam upaya tim untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Kemampuan Carabali dalam bertahan dan menyerang, serta pengalamannya di level internasional, menjadikannya aset berharga bagi Dewa United dalam menghadapi sisa pertandingan IBL musim ini. Dengan bergabungnya Carabali, Dewa United semakin memperkuat komposisi tim untuk meraih prestasi terbaik.