1. MERDEKA.COM
  2. >
  3. PLANET MERDEKA
  4. >
  5. SPORT

Di tengah pertandingan semifinal asian games 2018, pesilat Indonesia ini ditampar oleh pelatihnya

Penulis : Aleolea Sponge

27 Agustus 2018 09:30

Pesilat Indonesia ini ditampar oleh pelatihnya ditengah pertandingan

Planet Merdeka - Hanifan Yudani Kusumah pesilat asal Indonesia ini telah maju ke ke final bersama tujuh temannya diajang Asian Games 2018.

Di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Hanifan Yudani Kusumah menyingkirkan Adilan Chemaeng asal Thailand dikelas C 55 - 60 kilogram pria dengan skor 5 - 0 dari lima juri yaitu 32 - 28, 36 - 34, 38 - 31, 39 - 29 dan 34 - 26, Minggu (26/8/2018).

2 dari 5 halaman

Hanif mengaku panik saat semifinal

Hanif, sapaan Hanifan Yudani Kusumah, mengaku panik saat pertama kali masuk ke arena sehingga pada ronde pertama pertahananmya sedikit goyang. Uniknya disela-sela jeda ia menghampiri pelatihnya dan meminta pipinya ditampar agar tidak panik lagi.

3 dari 5 halaman

Ada keluarga yang mendukung di pinggir lapangan

Terlebih ada keluarga yang mendukung di pinggir lapangan membuat semangatnya kembali membara.

"Pokoknya saya selalu lihat mamah terus, jadi ketika saya kendor langsung inget itu ada mamah didepan saya jadi enggak boleh kendor. Insyaallah besok enggak akan terulang lagi. Satu langkah lagi menuju juara, doakan," kata Hanif.

4 dari 5 halaman

Di babak final akan bertemu dengan Vietnam

Akan bertemu dengan Vietnam di babak final, Hanifan Yudani Kusumah mengatakan, Vietnam adalah negara yang cukup dipertimbangkan. Namun Hanif berjanji untuk lebih tenang menghadapi lawannya esok.

"Besok ketemu Vietnam, insyaallah bisa. Dia pernah kalah sama saya sekali dan dia pernah mengalahkan saya juga sekali jadi satu sama. Semoga besok saya bisa lebih apik lagi, lebih tenang lagi, tambah istighfar dan tawakal saja," kata Hanifan Yudani Kusumah.

Persiapan besok sudah dipastikan 100 persen. Tak ada evaluasi dari sang pelatih, Hanif hanya dipesan untuk belajar lebih tenang dan jangan panik.

"Pesan dari pelatih paling belajar tenang lagi, jangan pernah panik karena ketika panik akan menghancurkan semuanya. Kalau kata pelatih 'Wedus kamu ya, enggak usah panik-panikan lagi, hajar aja'," kata Hanif.

5 dari 5 halaman

Mohon do'a dan dukungan dari masyarakat Indonesia

Ia meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat agar bisa lolos dibabak final dan mengharumkan nama bangsa.

'Insyaallah. Masyarakat Indonesia doain ya, mohon doanya semoga saya bisa memberikan yang terbaik di final besok. Saya janji akan berikan kado untuk Indonesia," kata Hanif.

Ada delapan pesilat Indonesia yang terdiri dari lima pria dan tiga wanita melanjutkan perjuangannya merebut medali emas dibabak final esok, yaitu Komang Harik Adi Putra, Iqbal Chandra Pratama, Abdul Malik, Aji Bangkit Pamungkas, Hanifan Yudani Kusumah, Wewey Wita, Pipiet Kamelia, dan Sarah Tria Monita.
  • Merdeka.com tidak bertanggung jawab atas hak cipta dan isi artikel ini, dan tidak memiliki afiliasi dengan penulis
  • Untuk menghubungi penulis, kunjungi situs berikut : aleole

KOMENTAR ANDA

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Artikel Lainnya