Juara Catur Ibnu Chaldun IM Fide Rated Tournament Raih Beasiswa Kuliah
Juara turnamen catur Ibnu Chaldun IM Fide Rated Tournament 2025 mendapatkan beasiswa kuliah penuh dari Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, sebagai bentuk dukungan pengembangan talenta catur Indonesia.

Jakarta, 19 Maret 2025 - Sebuah kabar gembira datang dari dunia catur Indonesia. FM Masruri Rahman, berhasil meraih gelar juara dalam Ibnu Chaldun IM Fide Rated Tournament 2025 yang digelar di Jakarta pada Selasa dan Rabu lalu. Kemenangannya tersebut tidak hanya membawanya meraih kejayaan di atas papan catur, tetapi juga membuka peluang emas berupa beasiswa kuliah penuh.
Turnamen bergengsi yang diselenggarakan oleh PB Percasi Provinsi Jakarta bekerja sama dengan Universitas Ibnu Chaldun ini diikuti oleh delapan pecatur internasional master (IM). Mereka beradu strategi dalam sistem pertandingan round robin hingga babak ke-14, memperebutkan gelar juara dan hadiah beasiswa yang sangat menarik.
Universitas Ibnu Chaldun, melalui perwakilannya Sobandi, menyatakan komitmennya untuk mendukung perkembangan catur Indonesia. "Kami ingin melahirkan pecatur-pecatur Indonesia yang hebat. Bukan hanya juaranya yang dapat beasiswa, tetapi peserta catur yang berjumlah delapan orang tadi juga kami undang. Jika mereka ingin kuliah S1 dan S2 di Ibnu Chaldun, akan kami berikan beasiswa gratis," ujar Sobandi kepada ANTARA.
Beasiswa Kuliah dan Proyeksi Menuju Grand Master
Kemenangan FM Masruri Rahman (2327 FIDE Rated) dengan total 11 poin menjadikannya sebagai juara Ibnu Chaldun IM Fide Rated Tournament 2025. Posisi kedua ditempati oleh CM Fabian Glen Mariano (2286 FIDE Rated) dengan 9 poin, dan IM Farid Firman Syah (2361 FIDE Rated) berada di peringkat ketiga dengan koleksi 8 poin.
Keberhasilan turnamen ini juga mendapat apresiasi dari Ketua Harian PB Percasi Jakarta, Henri Djamal. Ia mengungkapkan bahwa para pemenang akan diproyeksikan untuk mengikuti turnamen Grand Master yang akan diselenggarakan oleh PB Percasi pada bulan September mendatang. "Dari hasil ini, mereka bisa naik kelas untuk turnamen Grandmaster. Mudah-mudahan pihak Universitas Ibnu Chaldun, Pak Sobandi, dan pihak Bank Mandiri, Ibu Lina, akan mendukung turnamen tersebut," kata Henri Djamal.
Sobandi menambahkan bahwa penyelenggaraan turnamen berjalan dengan lancar. "Alhamdulillah, semua berjalan dengan baik. Jika ada kekurangan, misalnya suasana, seharusnya kami menyelenggarakannya di ruang yang lebih terbuka, tetapi secara keseluruhan tidak ada kendala yang signifikan," tambahnya.
Dukungan Penuh bagi Pengembangan Bakat Catur Indonesia
Universitas Ibnu Chaldun memberikan beasiswa penuh kepada para peserta turnamen, menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pengembangan bakat catur di Indonesia. Hal ini diharapkan dapat memotivasi para pecatur muda untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Langkah ini juga menjadi contoh nyata sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berprestasi. Dengan dukungan yang konsisten, diharapkan Indonesia dapat melahirkan lebih banyak pecatur berbakat yang mampu bersaing di tingkat dunia.
Keberhasilan turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia catur. Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Universitas Ibnu Chaldun dan PB Percasi, diharapkan prestasi catur Indonesia akan semakin gemilang di masa mendatang.