Persaingan Ketat di Ibnu Chaldun IM Tournament 2025, Masruri Rahman Jadi Juara
Pecatur FM Masruri Rahman menjuarai Ibnu Chaldun IM Tournament 2025 di Jakarta dengan persaingan ketat melawan pecatur senior lainnya.

Pecatur FM Masruri Rahman berhasil keluar sebagai juara Ibnu Chaldun IM Tournament 2025 yang berlangsung di Jakarta pada Selasa dan Rabu, 18-19 Maret 2025. Turnamen yang dihelat atas kerjasama PB Percasi Jakarta dan Universitas Ibnu Chaldun ini menyuguhkan persaingan sengit dari delapan pecatur undangan yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, dan Bali. Sistem pertandingan round robin dengan 14 babak total, menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta.
Masruri Rahman mengungkapkan, persaingan di turnamen ini sangat ketat. Ia mengatakan, "Persaingannya enggak bisa dibilang gampang sih, karena semuanya itu kalau teman-teman perlu tahu ya berisi sejumlah senior...lawan-lawannya juga kan udah kenal taktiknya gitu ya. Jadi kita mesti menyiapkan strategi yang lebih matang." Kemenangan Masruri Rahman menunjukkan persiapan matang dan strategi jitu yang diterapkannya selama pertandingan.
Keberhasilan Masruri Rahman meraih juara pertama dengan total 11 poin menjadi bukti kualitasnya sebagai pecatur handal. Posisi kedua ditempati oleh CM Fabian Glen Mariano dengan 9 poin, disusul IM Farid Firman Syah di posisi ketiga dengan 8 poin. Turnamen ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pecatur muda berbakat Indonesia.
Persaingan Merata dan Strategi Jitu
Sistem round robin yang diterapkan dalam turnamen ini, di mana setiap pecatur bertemu dua kali, membuat setiap pertandingan menjadi krusial. Hal ini juga yang membuat Masruri Rahman harus menyiapkan strategi yang matang untuk menghadapi lawan-lawannya yang sudah berpengalaman dan memahami taktik masing-masing. Tidak hanya mengandalkan kemampuan teknikal, strategi dan mentalitas yang kuat juga menjadi kunci keberhasilan dalam turnamen ini.
Keberhasilan Masruri Rahman juga tak lepas dari dukungan sponsor, yaitu Universitas Ibnu Chaldun dan Bank Mandiri. Dukungan ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap perkembangan catur di Indonesia. Seperti yang disampaikan Masruri Rahman, "Turnamen kali ini bisa berlangsung kan karena ada sponsor Universitas Ibnu Chaldun dan Bank Mandiri. Sebenarnya kan kalau olahraga catur kan di Indonesia cukup banyak penggemarnya, cuman kurang sorotan aja tidak seperti sepak bola gitu tapi sebenarnya prestasinya kan para pecatur Indonesia dari level junior sudah ada."
Dengan adanya dukungan sponsor dan penyelenggaraan turnamen seperti ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan popularitas dan prestasi catur di Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan upaya PB Percasi untuk terus membina dan mengembangkan talenta-talenta muda di bidang catur.
Proyeksi Menuju Turnamen Grand Master
Seluruh peserta Ibnu Chaldun IM Tournament 2025 akan diproyeksikan untuk mengikuti turnamen grand master yang akan diselenggarakan PB Percasi pada bulan September mendatang. Turnamen ini menjadi batu loncatan bagi para pecatur untuk mengasah kemampuan dan berkompetisi di level yang lebih tinggi. Pengalaman berharga yang didapat di Ibnu Chaldun IM Tournament 2025 diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menghadapi tantangan di turnamen grand master.
Selain turnamen utama, penyelenggara juga mengadakan pelatihan untuk pecatur muda dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Hal ini menunjukkan komitmen untuk membina dan mengembangkan talenta muda di bidang catur. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan muncul bibit-bibit baru pecatur berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
Secara keseluruhan, Ibnu Chaldun IM Tournament 2025 sukses digelar dan memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Turnamen ini juga menjadi bukti bahwa catur di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi di tingkat internasional, asalkan mendapat dukungan dan perhatian yang memadai.
Keberhasilan Masruri Rahman menjadi juara sekaligus menegaskan bahwa persaingan di dunia catur Indonesia sangat kompetitif dan menjanjikan.