Menpora Dorong Standardisasi Produk Olahraga Indonesia agar Go Internasional
Menpora Ario Bimo Ariotedjo menekankan pentingnya standardisasi produk olahraga Indonesia untuk bersaing di pasar internasional dan mengapresiasi Jakarta Sneakers Day 2025 sebagai momentum peningkatan kualitas produk lokal.

Jakarta, 16 Februari 2025 - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Ariotedjo, atau yang akrab disapa Dito Ariotedjo, menyatakan pentingnya standardisasi produk olahraga buatan Indonesia agar dapat bersaing secara global. Hal ini disampaikan dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu lalu. Pernyataan ini muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran akan potensi pasar internasional untuk produk olahraga dalam negeri.
Pentingnya Standardisasi Internasional
Menpora Dito menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh tertinggal dalam persaingan industri olahraga internasional. "Indonesia bisa dan harus mampu membuat produk yang dapat digunakan di berbagai negara," tegasnya. Oleh karena itu, Kemenpora berkomitmen untuk terus mendorong standardisasi internasional bagi fasilitas dan peralatan olahraga produksi Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk-produk tersebut di kancah global dan membuka peluang ekspor yang lebih besar.
Jakarta Sneakers Day 2025: Momentum Peningkatan Kualitas
Menpora Dito juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Jakarta Sneakers Day (JSD) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada 14-16 Februari 2025. Acara tersebut menampilkan lebih dari 120 merek sepatu terkenal, baik lokal maupun internasional. Menurut Menpora, JSD 2025 merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan kebanggaan terhadap produk olahraga lokal dan menunjukkan kualitasnya di mata dunia. "Saya rasa sekarang bukan hanya soal mendukung, tetapi juga membuktikan bahwa produk Indonesia sudah memiliki kualitas internasional," tambahnya.
Kemenpora dan Inaspro di JSD 2025
Kemenpora turut berpartisipasi dalam JSD 2025 melalui Indonesian Sport Promotor (Inaspro), sebuah promotor olahraga di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora. Inaspro menghadirkan Inaspro Sport Complex, bekerja sama dengan Durava, di Hall B, Booth F11. Inaspro Sport Complex menampilkan berbagai fasilitas olahraga, seperti lapangan padel, futsal, bulu tangkis, golf mini, area parkour, area kebugaran, area fingerboard, dan lapangan basket 3x3. Menpora Dito bahkan sempat mencoba bermain padel di sana bersama istri dan Direktur LPDUK, Ferry Yuniarto Kono.
Langkah Konkret Mendukung Industri Olahraga Lokal
Partisipasi Kemenpora di JSD 2025 menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung industri olahraga dalam negeri. Bukan hanya sekedar dukungan moral, tetapi juga aksi nyata dalam mempromosikan dan memfasilitasi produk-produk olahraga lokal agar dapat bersaing di pasar internasional. Dengan standardisasi yang terukur dan terarah, diharapkan produk-produk olahraga Indonesia dapat menembus pasar global dan meningkatkan perekonomian nasional.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meskipun terdapat potensi besar, industri olahraga Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah persaingan ketat dari produk-produk luar negeri yang sudah mapan. Namun, dengan dukungan pemerintah dan peningkatan kualitas produk, industri olahraga Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang dan mencapai kesuksesan di pasar internasional. Standardisasi produk menjadi kunci utama untuk membuka jalan menuju pasar global yang lebih luas.
Kesimpulan
Standardisasi produk olahraga buatan Indonesia merupakan kunci utama untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional. Dukungan pemerintah melalui Kemenpora, seperti yang terlihat dalam partisipasi di JSD 2025, menjadi langkah penting untuk mendorong pertumbuhan industri olahraga dalam negeri dan membuktikan kualitas produk Indonesia di kancah global. Dengan komitmen dan kerja keras bersama, Indonesia dapat menjadi pemain utama di industri olahraga internasional.