BPKH Limited: Bumbu Indonesia untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
BPKH Limited perkenalkan 22 bumbu khas Indonesia kepada penyedia katering haji di Arab Saudi guna meningkatkan kualitas dan efisiensi penyiapan makanan bagi jamaah.
Jakarta, 25 Februari 2024 - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui anak usahanya, BPKH Limited, mengambil langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji Indonesia. Inisiatif ini berupa pengenalan 22 jenis bumbu khas Indonesia kepada para perwakilan dapur katering di Arab Saudi yang bertanggung jawab atas penyediaan makanan bagi para jamaah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan cita rasa masakan Indonesia tetap autentik dan proses memasak menjadi lebih efisien.
Direktur BPKH Limited, Sidiq Haryono, menjelaskan bahwa penggunaan bumbu-bumbu khas Indonesia, seperti rendang, balado, dan gulai, merupakan bagian dari komitmen BPKH dalam meningkatkan kualitas makanan yang disajikan kepada para jamaah. "Bumbu-bumbu ini bertujuan untuk menjaga cita rasa autentik masakan Indonesia dan meningkatkan efisiensi proses memasak," ujar Sidiq dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPKH untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji. Tahun ini, BPKH Limited telah menjalin kerjasama dengan 76 dapur katering di Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan makanan para jamaah selama menjalankan ibadah haji. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan makanan yang berkualitas dan sesuai dengan selera para jamaah.
Cita Rasa Nusantara di Tanah Suci
Salah satu poin penting dari inisiatif ini adalah penggunaan bumbu pasta. Menurut Sidiq, penggunaan bumbu pasta akan sangat membantu para penyedia katering dalam menjaga keaslian rasa masakan Indonesia. Hal ini dinilai penting untuk memberikan kenyamanan bagi para jamaah selama menjalankan ibadah haji. "Dengan penggunaan bumbu pasta, para penyedia katering dapat menjaga keaslian rasa khas Nusantara. Ini juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan standar kualitas kuliner jamaah calon haji Indonesia," tambah Sidiq.
Inisiatif ini disambut baik oleh para koki dari berbagai dapur katering di Makkah. Mereka menilai bahwa penggunaan bumbu pasta akan mempercepat dan mengefisienkan proses memasak, sehingga memudahkan mereka dalam menyiapkan makanan untuk jumlah jamaah yang besar. Kemudahan ini diharapkan dapat berdampak positif pada kualitas makanan yang dihasilkan.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari berbagai pihak terkait. Kementerian Agama Republik Indonesia, Kantor Urusan Haji Jeddah, dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif BPKH Limited ini. Kerjasama antar lembaga ini diharapkan dapat memastikan keberhasilan program dan memberikan dampak positif bagi para jamaah haji Indonesia.
Kualitas dan Efisiensi Layanan Katering Haji
Penggunaan bumbu-bumbu khas Indonesia dalam bentuk pasta diharapkan tidak hanya menjaga cita rasa autentik, tetapi juga meningkatkan efisiensi proses memasak. Dengan demikian, para penyedia katering dapat lebih fokus pada kualitas makanan dan penyajiannya. Hal ini sejalan dengan komitmen BPKH untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah haji Indonesia.
Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen BPKH dalam memperhatikan aspek kenyamanan dan kepuasan jamaah haji. Dengan menyediakan makanan yang lezat dan sesuai dengan selera, diharapkan para jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah haji dengan tenang dan nyaman. Inisiatif ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman kuliner yang lebih baik bagi para jamaah selama berada di Tanah Suci.
Ke depannya, BPKH Limited akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan katering haji. Evaluasi dan pengembangan program secara berkala akan dilakukan untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan selalu sesuai dengan kebutuhan dan harapan para jamaah. Komitmen ini menunjukkan keseriusan BPKH dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji Indonesia.
"Diharapkan bahwa pengenalan bumbu ini akan meningkatkan kualitas makanan dan memberikan pengalaman kuliner yang lebih baik bagi jamaah calon haji Indonesia," tutup Sidiq.