Gubernur Gorontalo Cari Solusi Pasar Sepi Akibat Pedagang Tumpah
Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, menanggapi keluhan pedagang pasar tradisional terkait sepinya pembeli akibat pasar tumpah dan mencari solusi agar pasar kembali ramai serta meningkatkan pendapatan pedagang.
Gorontalo, 14 Februari 2024 - Penjabat Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin, langsung merespon keluhan para pedagang di Pasar Sentral Kota Gorontalo terkait penurunan pendapatan mereka. Penyebabnya? Pasar tumpah atau pedagang kaki lima yang berjualan di luar pasar, membuat pembeli lebih memilih berbelanja di luar area pasar resmi.
Mencari Solusi Pasar Sepi
Keluhan ini disampaikan langsung oleh salah satu pedagang kepada Gubernur saat melakukan kunjungan dan pemantauan stok pangan di Pasar Sentral. Gubernur mendengarkan langsung keresahan para pedagang yang pendapatannya terdampak signifikan. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan dan membutuhkan solusi cepat dan tepat.
"Kami minta kabupaten/kota nanti melihat kembali kebijakan yang ada selama ini, apakah harus membatasi pasar tumpah supaya mereka harus sama-sama lagi masuk ke pasar. Termasuk juga di pelelangan ikan ada pasar juga, itu banyak dikeluhkan tempat pelelangan ikan ternyata menjual komoditas yang lain dan ini cukup mengganggu para pedagang," ungkap Gubernur di Gorontalo, Jumat lalu.
Kebijakan dan Pasar Tumpah
Menanggapi keluhan tersebut, Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mengevaluasi kebijakan yang mengatur keberadaan pasar tumpah. Ia menekankan perlunya solusi konkret untuk membatasi pasar tumpah dan mendorong para pedagang untuk berjualan di dalam pasar resmi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagang dan menghidupkan kembali pasar tradisional.
Lebih lanjut, Gubernur juga menyoroti permasalahan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Banyaknya TPI yang juga menjual komoditas selain hasil laut dinilai mengganggu pedagang di pasar resmi. Kondisi ini perlu ditangani agar tidak semakin merugikan pedagang pasar tradisional.
Dukungan Pemerintah dan Kesejahteraan Pedagang
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM Kemenko juga turut berkomitmen untuk meninjau kembali kebijakan terkait dan mencari solusi yang tepat. Harapannya, pasar tradisional kembali ramai dan kesejahteraan para pedagang dapat meningkat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan fasilitas pasar yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal.
Fasilitas pasar yang memadai dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli sangat penting. Keberadaan pasar yang tertata rapi dan bersih akan menarik minat pembeli untuk berbelanja di pasar tradisional. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan para pedagang.
Harapan untuk Pasar yang Ramai
Gubernur berharap agar fasilitas pasar yang telah dibangun pemerintah dapat digunakan dengan tepat dan efektif. Dengan adanya kerjasama antara pemerintah dan pedagang, serta penerapan kebijakan yang tepat, diharapkan pasar tradisional di Gorontalo dapat kembali ramai dan menjadi pusat perekonomian yang dinamis. Keberhasilan ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan para pedagang dan perekonomian daerah secara keseluruhan.
Langkah-langkah konkrit yang akan diambil pemerintah daerah masih terus dikaji dan dibahas. Namun, komitmen untuk membantu para pedagang dan menghidupkan kembali pasar tradisional sudah sangat jelas. Pemerintah daerah akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan ini.