Jalur Utama Cianjur Ramai Lancar di H+3 Lebaran, Didominasi Wisatawan
H+3 Lebaran, jalur utama Cianjur ramai lancar didominasi wisatawan menuju objek wisata utara Cianjur, sementara petugas menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan.
Pada hari ketiga setelah Lebaran (H+3), tepatnya Jumat, 4 Mei 2024, jalur utama Cianjur, Jawa Barat, dipenuhi kendaraan yang didominasi wisatawan. Mereka sebagian besar menuju objek-objek wisata di wilayah utara Cianjur. Kendaraan pemudik yang kembali ke daerah Jabodetabek juga turut meramaikan jalanan.
Pantauan ANTARA hingga siang hari menunjukkan tidak ada penumpukan kendaraan yang signifikan di titik-titik rawan macet seperti Jalan Raya Puncak-Cipanas, Jalan Bandung-Cianjur, atau jalan dalam kota Cianjur. Meskipun demikian, volume kendaraan tetap tinggi, terutama yang menuju tempat-tempat wisata.
Kendaraan sempat melambat, namun tetap bergerak di jalur wisata seperti pertigaan Kebun Raya Cibodas, pertigaan Hanjawar, dan Pasar Cipanas. Petugas kepolisian telah diterjunkan untuk mengantisipasi kemacetan dengan melakukan rekayasa lalu lintas dan penyekatan.
Rekayasa Arus Lalu Lintas dan Sistem Satu Arah
Sistem satu arah menuju Cianjur dari Bogor telah diberlakukan sejak Jumat pagi. Hal ini terbukti efektif mencegah antrean panjang di titik-titik rawan macet pada siang hari. Berbagai upaya dilakukan petugas untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Peningkatan volume kendaraan dari arah Bogor sebagian besar menuju objek wisata di kawasan Puncak-Cipanas dan Sukaresmi. Pemberlakuan rekayasa arus lalu lintas dinilai berhasil mengurangi kepadatan kendaraan.
Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yongky Dilatha, menyatakan bahwa pihaknya telah menerapkan berbagai rekayasa arus, termasuk sistem satu arah lebih awal, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur Puncak.
Polisi memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada H+5 dan H+6 Lebaran. Oleh karena itu, berbagai upaya pencegahan kemacetan total, seperti yang terjadi tahun sebelumnya, tengah dipersiapkan, termasuk kemungkinan penutupan jalur dari Cianjur menuju Puncak jika terjadi antrean panjang.
"Rekayasa arus akan diberlakukan saat puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada H+5 dan H+6 Lebaran, mulai dari sistem satu arah hingga penutupan jalur. Pengendara akan diarahkan ke jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi," kata AKBP Rohman Yongky Dilatha.
Imbauan Kepada Pengendara
Kapolres Cianjur mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas. Ia juga menekankan pentingnya keselamatan berkendara, dan menyarankan pengendara untuk beristirahat di rest area jika merasa lelah, guna menghindari kecelakaan.
Petugas kepolisian di lapangan juga terus memantau dan mengatur arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan bagi semua pengguna jalan. Kerja sama antara petugas dan pengendara diharapkan dapat menciptakan suasana mudik dan wisata yang aman dan nyaman.
Situasi lalu lintas di jalur utama Cianjur pada H+3 Lebaran menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan yang mengunjungi objek wisata di wilayah tersebut. Dengan adanya antisipasi dan rekayasa lalu lintas yang tepat, diharapkan arus lalu lintas tetap terkendali dan lancar hingga puncak arus balik nanti.