Kopasgat TNI AU Asah Kemampuan Tempur Lewat Latihan Terjun Penyegaran
Kopasgat TNI AU menggelar latihan terjun penyegaran di Lanud Sulaiman, Bandung, untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kepercayaan diri prajuritnya.
Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU menggelar latihan penerjunan penyegaran di Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 15 Februari 2024. Latihan ini bertujuan mengasah kemampuan tempur para prajuritnya, sekaligus meningkatkan kekuatan mental dan kepercayaan diri mereka dalam menjalankan tugas. Latihan tahunan ini melibatkan berbagai teknik terjun payung, dari ketinggian rendah hingga ketinggian ekstrem.
Kepala Kelaikan Keselamatan Terbang dan Kerja Mako Kopasgat, Kolonel Pas Anang Baskoro, menjelaskan bahwa latihan ini bukan sekadar uji kemampuan teknis dan fisik. "Penerjunan penyegaran ini tidak hanya sekedar latihan kemampuan teknis dan fisik, tetapi juga untuk meningkatkan kekuatan mental dan kepercayaan diri prajurit, dalam setiap melaksanakan tugas," ujar Kolonel Anang dalam siaran pers resmi Kopasgat TNI AU.
Latihan ini mencakup berbagai skenario penerjunan untuk menguji kemampuan dan kesiapsiagaan prajurit Kopasgat dalam situasi tempur yang beragam. Hal ini penting untuk memastikan kesiapan optimal pasukan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.
Latihan Terjun Statik dan Free Fall
Para prajurit Kopasgat mengikuti dua jenis latihan penerjunan. Pertama, penerjunan statik dari ketinggian 1.500 kaki. Pada penerjunan ini, parasut akan terbuka otomatis setelah keluar dari pesawat, dan prajurit harus mendarat di titik yang telah ditentukan. Jenis penerjunan ini menekankan akurasi dan presisi pendaratan.
Selain penerjunan statik, prajurit juga melakukan penerjunan bebas atau free fall dari ketinggian 8.000 kaki. Ini merupakan tantangan yang lebih besar, karena parasut dibuka secara manual oleh prajurit setelah mencapai ketinggian tertentu. Penerjunan free fall ini menguji kemampuan dan keberanian prajurit dalam mengendalikan diri di udara.
Sebelum melakukan penerjunan, seluruh perlengkapan, termasuk parasut dan alat pengaman lainnya, diperiksa secara teliti untuk memastikan berfungsi dengan baik dan aman. Keselamatan prajurit menjadi prioritas utama dalam latihan ini.
Menjaga Kesiapan Operasional
Kolonel Anang berharap latihan ini akan terus meningkatkan kemampuan terjun para prajurit Kopasgat. Kemampuan terjun yang terasah sangat penting untuk keberhasilan misi pertahanan negara. Latihan ini juga menjadi bagian dari upaya Kopasgat untuk selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman.
Dengan latihan rutin seperti ini, Kopasgat TNI AU memastikan pasukannya selalu terlatih dan siap menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi. Kemampuan tempur yang handal merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Latihan ini juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan koordinasi yang baik antar prajurit. Dalam situasi tempur, kerja sama tim yang solid sangat krusial untuk mencapai keberhasilan misi.
Kopasgat TNI AU berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan tempurnya melalui latihan dan pelatihan yang berkelanjutan. Hal ini demi menjaga kesiapan operasional dan kemampuan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Dengan kemampuan terjun yang terasah, Kopasgat TNI AU siap menghadapi berbagai tantangan tugas yang dihadapi demi menjaga kedaulatan negara.