Yo'Kawa Babel: Gerakan Pemuda Bangka Belitung untuk Lingkungan Berkelanjutan
Yo'Kawa Babel berhasil menggerakkan pemuda Bangka Belitung dalam aksi peduli lingkungan melalui program Asta Desa, membersihkan pemandian umum Tanjung Ratu dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kelompok pemuda Yo'Kawa Babel berhasil menginspirasi aksi peduli lingkungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berfokus pada pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Yo'Kawa Babel menjalankan program Asta Desa di pemandian umum Tanjung Ratu, Desa Rebo, Kabupaten Bangka. Program ini menjawab pertanyaan apa yang dilakukan (membersihkan lingkungan), siapa yang terlibat (pemuda Yo'Kawa Babel dan warga), di mana (pemandian umum Tanjung Ratu), kapan (berlangsung baru-baru ini), mengapa (untuk mengatasi masalah sampah dan pencemaran), dan bagaimana (dengan kerja bakti dan edukasi).
Kondisi lingkungan di pemandian umum Tanjung Ratu sebelumnya memprihatinkan. Genangan air bercampur sampah di selokan dan sampah yang berserakan menjadi pemandangan umum. Kondisi ini mengancam kebersihan air pemandian yang masih aktif digunakan warga. "Sampai saat ini kepedulian warga masih kurang dalam hal pengelolaan lingkungan, sanitasi dan pengelolaan sampah di tempat pemandian umum di lokasi itu," ungkap pendiri Yo' Kawa Babel, Orie Fachrido.
Melalui program Asta Desa, Yo'Kawa Babel mengajak warga dan sukarelawan untuk bergotong royong membersihkan sampah. Hasilnya, lokasi pemandian yang semula kotor dan keruh kini bersih, lebih luas, dan airnya jernih. "Dengan gerakan nyata dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat seperti ini kami ingin menjadi sahabat bagi masyarakat agar bersama berdampak positif melalui program-program berwawasan kearifan lokal untuk pembangunan berkelanjutan," tambah Orie.
Program Asta Desa: Membersihkan dan Mendidik
Program Asta Desa tidak hanya fokus pada pembersihan fisik. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik. Para pemuda Yo'Kawa Babel tidak hanya membersihkan sampah, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga tentang pengelolaan sampah yang benar dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Salah satu peserta, Firmansyah, merasakan manfaat positif dari program ini. "Selain melakukan kegiatan pilah sampah untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan dan pengalaman baru untuk merasakan hidup bersosial bersama masyarakat sekitar," ujarnya. Ia berharap program ini terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak sukarelawan.
Sainah, warga setempat, juga mengungkapkan rasa senangnya atas program Asta Desa. "Aktivitas di sini sudah berlangsung sejak lama, sudah membudaya dari dahulu sampai sekarang, kami berharap kegiatan positif seperti ini terus dilakukan agar kaum muda memiliki jiwa sosial dan membawa kemajuan bersama untuk kehidupan lebih baik," katanya. Kebersihan pemandian umum Tanjung Ratu memberikan kenyamanan bagi warga yang menggunakannya untuk mandi, berenang, dan mencuci.
Dampak Positif dan Harapan Ke Depan
Keberhasilan program Asta Desa menunjukkan dampak positif dari kolaborasi antara kelompok pemuda dan masyarakat. Pembersihan lingkungan bukan hanya menghasilkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan sekitar. Yo'Kawa Babel berharap program ini dapat menjadi contoh bagi kelompok pemuda lain untuk turut serta dalam aksi peduli lingkungan.
Ke depan, Yo'Kawa Babel berencana untuk memperluas program Asta Desa ke daerah lain di Bangka Belitung. Mereka juga akan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, Yo'Kawa Babel optimis dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan di Bangka Belitung.
Program ini juga menekankan pentingnya kearifan lokal dalam pengelolaan lingkungan. Yo'Kawa Babel menyadari bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat setempat. Oleh karena itu, mereka selalu melibatkan masyarakat dalam setiap tahap program, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.