425 Personel Polres Purwakarta Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
Polres Purwakarta menurunkan 425 personel kepolisian untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2025, bekerjasama dengan TNI dan instansi terkait demi kenyamanan pemudik.

Polres Purwakarta mengerahkan 425 personel untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Purwakarta, Jawa Barat. Gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang dilaksanakan Kamis lalu menandai kesiapan Polres Purwakarta dalam menghadapi lonjakan pemudik.
Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, menjelaskan bahwa persiapan pengamanan mudik Lebaran telah dilakukan secara menyeluruh. Pengecekan kesiapan personel melalui gelar pasukan merupakan salah satu langkah penting dalam rangkaian persiapan tersebut. Hal ini memastikan setiap personel siap menjalankan tugasnya dengan optimal.
Tidak hanya personel kepolisian, pengamanan mudik Lebaran 2025 juga melibatkan berbagai instansi terkait. Kerja sama yang solid antara kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Pramuka akan menjadi kunci keberhasilan operasi ini. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mudik.
Personel Gabungan Jaga Keamanan dan Kelancaran Mudik
AKBP Lilik Ardhiansyah menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025. "Jumlah personel tersebut baru dari kepolisian, belum termasuk dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP serta Pramuka," katanya. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik, keamanan para pemudik, dan kenyamanan rumah-rumah yang ditinggalkan selama Lebaran.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa tujuan utama operasi ini adalah mewujudkan kelancaran dan kenyamanan masyarakat yang mudik. Selain itu, keamanan rumah-rumah yang ditinggal juga menjadi prioritas utama. "Tentu saja, ini bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi juga melibatkan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk desa, kelurahan, dan unsur keamanan lainnya," tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Lebaran merupakan tanggung jawab bersama.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, turut menyampaikan pentingnya sinergisitas antar instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Lebaran 2025. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergitas ini diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Kesiapan Pemerintah Daerah dalam Menyambut Mudik Lebaran
Operasi Ketupat Lodaya 2025 merupakan bukti nyata kesiapan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran. Seluruh personel keamanan yang disiapkan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik sebelum, selama, maupun setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Dengan jumlah personel gabungan yang signifikan, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di Purwakarta dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman. Kerja sama yang solid antar instansi menjadi kunci keberhasilan dalam mengamankan arus mudik dan menjaga kondusifitas wilayah selama perayaan Idul Fitri.
Selain pengamanan jalur mudik, upaya untuk memastikan keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan juga menjadi fokus utama. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan aparat keamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat Purwakarta selama perayaan Idul Fitri.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah di Purwakarta dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kekeluargaan.