Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

508 Imigran Rohingya Ditampung di Aceh, Berbagai Masalah Muncul

Kantor Imigrasi Aceh menampung 508 imigran Rohingya di berbagai lokasi, menghadapi masalah pelecehan, pelarian, penolakan warga, dan kurangnya anggaran.

Jumat, 25 Apr 2025 19:26:00
#planetantara
Copied!
Kantor Imigrasi Aceh menampung 508 imigran Rohingya di berbagai lokasi, menghadapi masalah pelecehan, pelarian, penolakan warga, dan kurangnya anggaran.
Kantor Imigrasi Aceh menampung 508 imigran Rohingya di berbagai lokasi, menghadapi masalah pelecehan, pelarian, penolakan warga, dan kurangnya anggaran. (© 2025 Antaranews)
ADVERTISEMENT

Banda Aceh, 25 April 2024 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh melaporkan penampungan 508 imigran Rohingya di berbagai lokasi di Aceh. Mereka tersebar di Kabupaten Pidie, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Lhokseumawe, menimbulkan berbagai permasalahan kompleks yang membutuhkan penanganan segera.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh, Novianto Sulastono, menjelaskan bahwa penempatan para imigran ini tersebar di beberapa titik. Kondisi ini menimbulkan tantangan tersendiri dalam pengawasan dan pemenuhan kebutuhan dasar para imigran.

Situasi ini menyoroti urgensi penanganan imigran Rohingya di Aceh, yang bukan hanya masalah imigrasi semata, melainkan juga menyangkut aspek kemanusiaan, sosial, dan keamanan.

Penempatan dan Permasalahan Imigran Rohingya di Aceh

Sebanyak 94 imigran Rohingya ditampung di gedung eks Kantor Imigrasi Lhokseumawe. Di Lapangan Seuneubok Rawang, Aceh Timur, terdapat 309 imigran. Sementara itu, Desa Kulee, Pidie, menampung 48 imigran, dan Desa Mina Raya, Pidie, menampung 57 imigran.

Novianto Sulastono mengungkapkan berbagai permasalahan yang muncul. "Berbagai permasalahan imigran etnis Rohingya di penampungan, di antaranya pelecehan sesama imigran. Imigran melarikan diri dan dicurigai kabur ke Malaysia dengan menggunakan jaringan calo," ujarnya.

Selain itu, penolakan dan unjuk rasa warga setempat atas kehadiran mereka juga menjadi kendala. Rencana penambahan imigran Rohingya yang baru tiba pun mendapat penolakan. "Kemudian, masalah kecemburuan sosial masyarakat Aceh terhadap imigran etnis Rohingya. Serta belum ada alokasi anggaran untuk penanganan imigran etnis Rohingya," tambah Novianto.

Kondisi ini menunjukkan kompleksitas masalah yang dihadapi, tidak hanya dari sisi keamanan dan logistik, tetapi juga dari sisi sosial dan politik.

Solusi yang Diusulkan

Novianto Sulastono mengusulkan beberapa solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satunya adalah alokasi anggaran khusus bagi kantor imigrasi di wilayah yang berpotensi menjadi titik masuk imigran Rohingya.

Ia juga merekomendasikan agar UNHCR, lembaga PBB yang menangani pengungsi, menempatkan imigran Rohingya ke negara ketiga. "Serta usulan evaluasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri," kata Novianto Sulastono.

Solusi ini menekankan pentingnya kerjasama internasional dan peninjauan kebijakan nasional dalam menangani krisis kemanusiaan ini.

Permasalahan imigran Rohingya di Aceh membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak. Solusi komprehensif yang melibatkan pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat setempat sangat diperlukan untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan para imigran, serta menjaga stabilitas sosial di Aceh.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • aceh
  • imigran rohingya
  • imigrasi
  • konten ai
  • pengungsi
  • #planetantara
  • unhcr
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen menjadi pusat pengembangan gagasan pendidikan humanis, mengusung Kurikulum Berbasis Cinta untuk melahirkan generasi berkarakter dan damai.
    generasi berkarakter

    UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.