685.079 Kendaraan Padati Jabotabek di H+2 Lebaran 2025: Trans Jawa Dominasi Arus Balik
Arus balik Lebaran 2025 menuju Jabotabek mencapai 685.079 kendaraan hingga H+2, didominasi jalur Trans Jawa dan peningkatan signifikan dibanding lalu lintas normal.

Jakarta, 4 April 2025 - PT Jasa Marga mencatat rekor arus balik Lebaran 2025. Sebanyak 685.079 kendaraan terpantau kembali ke wilayah Jabodetabek hingga H+2 (3 April 2025), menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan lalu lintas normal. Data ini dikumpulkan dari empat gerbang tol utama: Cikampek Utama (arah Trans Jawa), Kalihurip Utama dan Fungsional Japek II Selatan (arah Bandung), Cikupa (arah Merak), dan Ciawi (arah Puncak).
Peningkatan jumlah kendaraan ini mencapai 32,4 persen dibandingkan lalu lintas normal (517.468 kendaraan). Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Idul Fitri 1446H. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, menyampaikan data ini dalam konferensi pers di Jakarta.
Distribusi arus balik menunjukkan dominasi jalur Trans Jawa dan Bandung. Sebanyak 343.427 kendaraan (50,1 persen) kembali melalui jalur timur, disusul 181.344 kendaraan (26,5 persen) dari arah barat (Merak), dan 160.308 kendaraan (23,4 persen) dari arah selatan (Puncak).
Arus Balik Trans Jawa Meningkat Signifikan
Data lebih rinci menunjukkan lonjakan signifikan arus balik dari arah Trans Jawa. Sebanyak 177.014 kendaraan masuk melalui GT Cikampek Utama, meningkat 77,9 persen dari lalu lintas normal. Sementara itu, arus balik dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan mencapai 166.413 kendaraan, meningkat 50,6 persen.
Gabungan arus balik dari Trans Jawa dan Bandung mencapai angka fantastis, yaitu 343.427 kendaraan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 63,6 persen dibandingkan kondisi normal. Peningkatan ini menunjukkan preferensi masyarakat untuk mudik dan balik melalui jalur Trans Jawa.
Meskipun terjadi peningkatan signifikan di jalur timur, arus balik dari arah Merak melalui GT Cikupa tercatat lebih rendah 2,7 persen dari lalu lintas normal, dengan total 181.344 kendaraan. Sementara itu, arus balik dari arah Puncak melalui GT Ciawi mencapai 160.308 kendaraan, meningkat 32,4 persen.
Lonjakan Arus Balik di H+2
Pada H+2 Lebaran, Kamis, 3 April 2025, tercatat 229.085 kendaraan kembali ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama. Angka ini meningkat drastis sebesar 77,8 persen dibandingkan lalu lintas normal (128.834 kendaraan). Lonjakan ini terutama terlihat di jalur Trans Jawa dan Bandung.
Lebih spesifik, di GT Cikampek Utama tercatat 73.214 kendaraan, meningkat 195,5 persen dari lalu lintas normal. Di GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan, tercatat 55.169 kendaraan, meningkat 104,7 persen. Dari arah selatan (Puncak), melalui GT Ciawi, tercatat 48.052 kendaraan, meningkat 64,1 persen. Sementara itu, dari arah barat (Merak), melalui GT Cikupa, tercatat 52.650 kendaraan, meningkat 10,1 persen.
Data ini menunjukkan distribusi arus balik Lebaran 2025 yang cukup merata, meskipun jalur Trans Jawa mendominasi dengan peningkatan yang sangat signifikan. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas di masa mendatang.
"Pada periode H+2 libur Idul Fitri 1446H (Kamis, 3 April 2025) Jasa Marga mencatat lalu lintas dari arah Trans Jawa dan Bandung, untuk di GT Cikampek Utama sebanyak 73.214 kendaraan meningkat 195,5 persen dari lalin normal (24.776 kendaraan) serta GT Kalihurip Utama dan GT Fungsional Japek II Selatan sebanyak 55.169 kendaraan meningkat 104,7 persen dari lalin normal (26.943 kendaraan)," jelas Lisye Octaviana.
Peningkatan signifikan arus balik ini menunjukan tingginya minat masyarakat untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.