Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Ru Belitung Masih Normal
Pelabuhan penyeberangan Tanjung Ru di Belitung terpantau normal menjelang Idul Fitri 1446 H, lonjakan penumpang belum terlihat, puncak arus mudik diperkirakan pada 27 Maret 2024.

Tanjungpandan, 22 Maret 2024 - Menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah, suasana di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Ru, Desa Pegantungan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, masih terpantau kondusif. Hingga saat ini, belum terlihat adanya lonjakan penumpang yang signifikan, meskipun periode mudik Lebaran sudah dimulai.
Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Teknis Perhubungan Dinas Perhubungan Belitung, Gitono, menyatakan bahwa situasi arus mudik di Pelabuhan Tanjung Ru masih normal. "Situasi terkini arus mudik Idul Fitri 1446 Hijriah di pelabuhan Tanjung Ru terpantau masih normal dan belum terlihat adanya lonjakan penumpang," ujar Gitono di Tanjungpandan, Sabtu.
Pihak berwenang memprediksi puncak arus mudik di pelabuhan ini akan terjadi pada Kamis, 27 Maret 2024 mendatang. Hal ini menjadi perhatian utama dalam memastikan kelancaran dan keamanan transportasi bagi para pemudik.
Layanan Penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Ru
Pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Ru selama periode mudik Idul Fitri 1446 H dilayani oleh tiga kapal RoRo milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bangka. Ketiga kapal tersebut adalah KMP. Menumbing Raya, KMP. Gorare, dan KMP. Kuala Bate II. Rute yang dilayani meliputi pelabuhan Sadai dan pelabuhan Tanjung Nyato.
KMP Menumbing Raya melayani rute Tanjung Ru - Sadai tiga kali seminggu (Selasa, Kamis, dan Minggu) pukul 17.00 WIB. KMP Kuala Bate II melayani rute Tanjung Ru - Sadai dua kali seminggu (Senin dan Rabu) pukul 17.00 WIB, dan juga melayani rute perintis Tanjung Ru - Tanjung Nyato pada Senin, Jumat, dan Sabtu pukul 16.00 WIB. Sementara itu, KMP Gorare melayani rute Tanjung Ru - Sadai setiap hari Sabtu pukul 17.00 WIB.
Gitono menyatakan keyakinannya bahwa tiga armada kapal RoRo tersebut mampu melayani para pemudik dengan baik. "Kami yakin dengan tiga armada kapal RoRo milik ASDP ini para pemudik di pelabuhan Tanjung Ru dapat terlayani dengan baik," tegasnya.
Kesiapan Fasilitas dan Imbauan Kepada Pemudik
Selain kesiapan armada, pihak pengelola juga memastikan kesiapan fasilitas terminal penumpang di Pelabuhan Tanjung Ru. "Fasilitas di terminal penumpang pelabuhan Tanjung Ru siap untuk digunakan oleh pemudik yang menunggu keberangkatan kapal," kata Gitono. Pihaknya mengimbau para pemudik untuk tiba lebih awal di pelabuhan sebelum jadwal keberangkatan kapal guna menghindari penumpukan dan keterlambatan.
Lebih lanjut, Gitono juga mengimbau agar para pemudik menjaga keamanan dan ketertiban selama berada di pelabuhan. "Kemudian kami imbau juga para pemudik dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban guna menciptakan kondisi mudik Idul Fitri 1446 Hijriah yang aman dan selamat," pesannya.
Secara keseluruhan, situasi di Pelabuhan Tanjung Ru menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1446 H terpantau aman dan terkendali. Pihak pengelola terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kenyamanan para pemudik selama perjalanan.