ASABRI Lestarikan Terumbu Karang di Bali: Ribuan Biota Laut Kini Punya Rumah Baru, Dorong Ekonomi Biru
PT ASABRI (Persero) gencar lestarikan terumbu karang di Bali melalui program SEGARA, menanam ratusan bibit untuk mendukung ekonomi biru dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

PT ASABRI (Persero) menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui program SEGARA (Aksi ASABRI Lestarikan dan Jaga Terumbu Karang). Inisiatif ini berfokus pada pelestarian terumbu karang di Pantai Labuhan Amuk, Desa Antiga, Kabupaten Karangasem, Bali. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong ekonomi biru di Indonesia.
Kolaborasi strategis dilakukan dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk memastikan efektivitas program konservasi. Sekretaris Perusahaan PT ASABRI (Persero), Okki Jatnika, menegaskan bahwa upaya ini adalah manifestasi komitmen ASABRI terhadap keberlanjutan. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekosistem laut dan masyarakat sekitar.
Langkah konkret ASABRI ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan kemandirian bangsa dan harmoni lingkungan. Program SEGARA tidak hanya berorientasi pada aspek lingkungan, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang kuat. Hal ini menunjukkan pendekatan holistik ASABRI dalam menjalankan tanggung jawab korporatnya.
Mewujudkan Ekonomi Biru dan Asta Cita
Okki Jatnika menjelaskan bahwa program pelestarian terumbu karang ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Secara spesifik, kegiatan ini mendukung Asta Cita Nomor 2 yang berorientasi pada pendorong kemandirian bangsa melalui ekonomi biru. Ekonomi biru sendiri merupakan konsep pembangunan ekonomi berbasis laut yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Selain itu, inisiatif ini juga mengimplementasikan Asta Cita Nomor 8, yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis. Ini mencakup harmoni dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama demi masyarakat yang adil dan makmur. ASABRI berharap dapat berkontribusi pada terciptanya Indonesia yang kuat, sejahtera, dan harmonis dengan alam.
Komitmen ASABRI terhadap ekonomi biru bukan sekadar wacana, melainkan bagian integral dari DNA perusahaan. Mereka bertekad memastikan laut Indonesia tetap lestari untuk kesejahteraan rakyat. Keberlanjutan ekosistem laut menjadi fondasi penting bagi masa depan bangsa dan bumi.
Detail Program SEGARA dan Dampak Sosial
Dalam pelaksanaan program SEGARA, sebanyak 400 bibit terumbu karang berhasil ditanam di Pantai Labuhan Amuk. Penanaman ini menggunakan 20 set reefstar, sebuah struktur khusus untuk mendukung pertumbuhan karang. Kegiatan ini melibatkan 20 penyelam profesional dan anggota TNI Angkatan Laut, menunjukkan sinergi antar pihak.
Setiap bibit karang yang ditanam memiliki peran vital sebagai rumah bagi ribuan biota laut. Terumbu karang juga berfungsi sebagai benteng alami pemecah gelombang, melindungi garis pantai dari abrasi. Keberadaan terumbu karang yang sehat adalah penopang utama ekonomi biru, yang dapat menjadi fondasi kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Selain upaya konservasi laut, ASABRI juga menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan. Sebanyak 50 paket sembako didistribusikan kepada masyarakat pesisir yang membutuhkan. Okki Jatnika menekankan bahwa kepedulian lingkungan tidak dapat dipisahkan dari kepedulian sosial, keduanya saling melengkapi.
Program SEGARA ini juga menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-54 ASABRI, yang mengusung tema ‘Melayani Bangsa, Mewujudkan Kesejahteraan.’ Melalui inisiatif ini, ASABRI menegaskan komitmennya untuk memastikan laut Indonesia tetap lestari. Hal ini demi tercapainya kesejahteraan rakyat dan kelestarian masa depan bumi secara berkelanjutan.