BRI dan Kedubes Inggris Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi
BRI Research Institute dan Kedutaan Besar Inggris berkolaborasi memberdayakan UMKM di Lampung dan Jawa Barat melalui program intensifikasi digital, meningkatkan kemampuan digital dan bisnis para pelaku UMKM.

BRI Research Institute (BRIRIns) dan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta telah meluncurkan program intensifikasi pemberdayaan digital untuk para pelaku UMKM di Lampung dan Jawa Barat. Program ini, yang merupakan bagian dari Program Akses Digital, bertujuan untuk memberdayakan komunitas UMKM, khususnya pemuda dan perempuan, melalui peningkatan kemampuan digital dan bisnis mereka. Inisiatif ini diluncurkan setelah keberhasilan fase sebelumnya dari program pendampingan yang serupa.
Project Leader BRI Research Institute, Nilam Nirmala, menjelaskan bahwa program ini dibangun untuk menciptakan ekonomi digital yang lebih inklusif. Dukungan terarah dan kesempatan membangun kapasitas diberikan kepada pengusaha yang kurang terwakili di kedua wilayah tersebut. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberdayakan para pelaku UMKM untuk bersaing di era digital.
Program intensifikasi digital ini mencakup pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, dan lokakarya interaktif. Pendekatan kolaboratif yang diterapkan melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media (model ABCGM). Hal ini bertujuan untuk menciptakan sinergi dan memastikan keberhasilan program dalam jangka panjang.
Penguatan Keterampilan Digital dan Bisnis
Para peserta program menerima pelatihan yang komprehensif. Topik-topik yang dibahas meliputi penggunaan platform perdagangan elektronik, strategi pemasaran digital, pelaporan keuangan berbasis digital, dan manajemen bisnis berbasis data. Tujuan utamanya adalah untuk membekali para mentor UMKM dengan keterampilan yang lebih mendalam, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.
Dengan keterampilan yang lebih mumpuni, para mentor diharapkan mampu membantu pelaku usaha mikro lainnya untuk memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Hal ini akan memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya tahan usaha mereka secara berkelanjutan. Program ini juga bertujuan untuk membuka jalur baru menuju digitalisasi dan meningkatkan keterampilan dalam manajemen bisnis, pemasaran daring, dan adopsi teknologi finansial.
Nilam Nirmala menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dalam program ini. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Indonesia. Kerjasama ini menunjukkan komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dampak Positif bagi Pelaku UMKM
Salah satu mentor yang berpartisipasi, Ai Fuji dari Rumah Kreatif Garut, Jawa Barat, memberikan testimoni positif mengenai program ini. Ia mengungkapkan bahwa program mentorship dan pelatihan digital telah mengubah cara berpikirnya dalam menjalankan bisnis. Ai Fuji merasa lebih percaya diri dalam menggunakan berbagai alat digital dan siap mendukung pengusaha lain di komunitasnya.
Ai Fuji juga menambahkan bahwa lokakarya interaktif dan sesi pendampingan memberikan tidak hanya pengetahuan, tetapi juga motivasi untuk terus berkembang. Ia sangat antusias untuk membagikan ilmunya kepada pelaku usaha mikro lainnya dan membantu mereka tumbuh bersama. Testimoni ini menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para pelaku UMKM.
Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi program pemberdayaan UMKM lainnya di Indonesia. Dengan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif, program ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor UMKM.
Keberhasilan program ini juga menunjukkan pentingnya kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga internasional dalam mendorong perkembangan UMKM di Indonesia. Dengan dukungan dan pelatihan yang tepat, UMKM di Indonesia dapat semakin berkembang dan berkontribusi pada perekonomian nasional.