Pojok Digital: Dorong UMKM Perempuan di Indonesia Go Digital
Kerja sama Kedutaan Besar Inggris dan BRI Research Institute luncurkan Pojok Digital untuk memberdayakan UMKM perempuan melalui pelatihan dan akses digital.

Jakarta, 28 Februari 2024 - Kedutaan Besar Inggris di Jakarta berkolaborasi dengan BRI Research Institute meluncurkan inisiatif "Pojok Digital", sebuah program yang bertujuan untuk memperluas akses digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan muda. Program ini diluncurkan secara resmi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dipilih karena potensi UMKM lokal yang memproduksi beragam produk seperti kerajinan tangan, makanan, minuman, dan paket wisata. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan memberdayakan pelaku UMKM perempuan.
Direktur BRI Research Institute, Anton Hendranata, menyatakan bahwa akses digital berperan sebagai katalisator pertumbuhan bisnis berkelanjutan, terutama untuk usaha mikro. "Akses digital dapat berfungsi sebagai katalisator kuat bagi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, dan kami sangat antusias untuk melaksanakan bagaimana program ini akan membuka potensi UMKM Indonesia agar berkembang dalam ekonomi digital," ujar Anton dalam keterangan resmi.
Program Pojok Digital merupakan bagian dari Program Akses Digital (DAP) yang lebih besar, yaitu "Pemberdayaan Digital bagi Pelaku Usaha Perempuan dan Pemuda Ultra Mikro dan Mikro di Tahun 2025". Pemerintah Inggris telah mengalokasikan dana sebesar 100.000 poundsterling (sekitar Rp2 miliar) untuk mendukung program ini. Dana tersebut akan digunakan untuk memberikan pelatihan keterampilan digital dan pendampingan bagi pelaku usaha perempuan dan pemuda ultra mikro dan mikro.
Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Digital
Program Pojok Digital menawarkan pelatihan yang komprehensif dalam berbagai aspek digitalisasi bisnis. Pelatihan ini mencakup keterampilan penting seperti pencatatan keuangan digital, pengelolaan transaksi keuangan digital melalui pembayaran digital dan dompet digital, serta strategi pemasaran produk melalui platform e-commerce. Tujuannya adalah untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk bersaing di era digital.
Selain pelatihan langsung, program ini juga mengembangkan Learning Management System (LMS). LMS ini akan menjadi platform online yang menyediakan akses ke berbagai sumber daya digital, mendukung pemberdayaan literasi digital bagi para peserta. Dengan adanya LMS, peserta dapat mengakses materi pelatihan kapan saja dan di mana saja, sehingga pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan efisien.
Fase pertama program telah berhasil dilaksanakan di Jawa Barat dan Lampung. Hasilnya sangat menggembirakan, dengan lebih dari 500 perempuan dan pemuda UMKM telah mengikuti pelatihan literasi digital dan tujuh Pojok Digital telah didirikan di kedua provinsi tersebut. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar program Pojok Digital dalam memberdayakan UMKM di Indonesia.
Dampak Positif bagi UMKM Perempuan
Salah satu peserta program, Melly Yanti, berbagi pengalamannya. Ia menjelaskan bahwa akses digital yang lebih baik sangat membantu pengembangan bisnisnya. "Kegiatan pelatihan fokus pada manajemen keuangan digital dan bagaimana digitalisasi begitu penting untuk pengembangan usaha," kata Melly. Testimoni ini menunjukkan dampak positif nyata dari program Pojok Digital bagi pelaku UMKM perempuan.
Pemilihan Lombok sebagai lokasi peluncuran program ini didasarkan pada potensi UMKM lokal yang besar. Dengan adanya program Pojok Digital, diharapkan para pelaku UMKM di Lombok dapat memaksimalkan potensi usaha mereka dan memperoleh manfaat dari ekonomi digital. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi program serupa di daerah lain di Indonesia.
Pojok Digital tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membangun jaringan dan komunitas di antara para pelaku UMKM perempuan. Dengan saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, mereka dapat saling mendukung dan bersama-sama berkembang dalam dunia bisnis digital. Inisiatif ini menjanjikan masa depan yang lebih cerah bagi UMKM perempuan di Indonesia.
Ke depannya, program Pojok Digital diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak daerah di Indonesia, sehingga semakin banyak pelaku UMKM perempuan yang dapat merasakan manfaatnya. Dengan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pemberdayaan perempuan.