Dekranasda Sulsel Gelar Lelang Amal "Preloved Charity", Bantu Perempuan Rentan
Dekranasda Sulsel sukses menggelar lelang amal Preloved Charity, mengumpulkan donasi untuk perempuan rentan di Sulawesi Selatan melalui penjualan pakaian bekas pejabat wanita.

Makassar, 21 Maret 2025 - Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil menggelar acara amal bertajuk 'Preloved Charity'. Acara ini berhasil menghimpun donasi untuk mendukung pemberdayaan perempuan rentan di Sulawesi Selatan yang menjadi binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulsel. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam membantu kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Inisiatif ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Selatan untuk memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hasil penjualan dari barang-barang yang dilelang akan disalurkan langsung kepada perempuan rentan binaan DP3A. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas DP3A Sulsel, Andi Mirna Harun, dalam konferensi pers di Makassar, Jumat lalu.
Acara lelang amal ini berlangsung selama lima hari, bertepatan dengan pameran Trend Hijab dan Kuliner Expo yang diselenggarakan pada tanggal 19 hingga 23 Maret 2025. Preloved Charity menjadi daya tarik tersendiri dalam pameran tersebut, menarik perhatian pengunjung dan masyarakat luas yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini.
Barang-Barang Mewah Dilelang dengan Harga Terjangkau
Barang-barang yang dilelang dalam 'Preloved Charity' terdiri dari pakaian-pakaian bekas milik para pejabat wanita di Sulawesi Selatan. Koleksi pakaian tersebut berasal dari berbagai merek fesyen muslimah ternama dan rancangan desainer lokal. Menariknya, meskipun harga asli pakaian-pakaian ini mencapai jutaan rupiah, Dekranasda Sulsel menawarkannya dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp100.000 hingga Rp1 juta.
Beberapa pejabat yang berpartisipasi menyumbangkan pakaian mereka untuk dilelang, antara lain Istri Gubernur Sulsel, Naomi Oktarina; Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi; Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham; Ketua PKK Kota Makassar, Melinda Aksa; Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari; serta PKK Kabupaten Sidrap. Kedermawanan para pejabat ini menjadi bukti nyata kepedulian mereka terhadap nasib perempuan rentan di Sulawesi Selatan.
Sebelum dilelang, semua pakaian telah melalui proses kurasi yang ketat oleh tim internal Dekranasda Sulsel. Proses kurasi ini bertujuan untuk memastikan kualitas pakaian tetap baik dan layak jual. Pakaian yang tidak layak jual akan disalurkan sebagai sumbangan kepada pihak yang membutuhkan.
Tujuh Kelompok Perempuan Rentan yang Diprioritaskan
Andi Mirna Harun menjelaskan bahwa program ini memprioritaskan tujuh kelompok perempuan rentan yang sering mengalami ketidakadilan, diskriminasi, atau kekerasan. Kelompok-kelompok tersebut antara lain:
- Perempuan miskin ekstrem
- Perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan berbasis gender
- Perempuan korban kekerasan di daerah konflik
- Perempuan kepala keluarga
- Perempuan penyandang disabilitas
- Perempuan pekerja informal
- Perempuan dengan orientasi seksual atau identitas gender minoritas
Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada perempuan-perempuan tersebut agar mereka dapat meningkatkan kualitas hidup dan terbebas dari berbagai bentuk kekerasan dan ketidakadilan.
Diskon Tambahan di Hari Terakhir dan Bulan Ramadhan
Pada hari terakhir acara 'Preloved Charity', panitia memberikan diskon tambahan sebesar 50 persen dari harga yang telah ditetapkan sebelumnya. Selain itu, sebagai bentuk kepedulian dan kesempatan untuk beramal di bulan Ramadhan, harga pakaian akan dibuat lebih terjangkau lagi. Hal ini diharapkan dapat menarik lebih banyak partisipan dan meningkatkan jumlah donasi yang terkumpul.
"Tidak hanya itu, kami juga akan memberikan harga yang lebih terjangkau di bulan Ramadhan sebagai kesempatan untuk beramal, sehingga kami mengundang mereka yang ingin berdonasi untuk membantu perempuan rentan," pungkas Andi Mirna Harun. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta dalam pemberdayaan perempuan rentan di Sulawesi Selatan.