PKS Berbagi Kebahagiaan: Program "Dibeliin PKS Baju Baru" untuk Yatim dan Duafa
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) luncurkan program "Dibeliin PKS Baju Baru", mengajak anak yatim dan duafa memilih baju baru untuk Lebaran, sebagai wujud kepedulian sosial.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan meluncurkan program "Dibeliin PKS Baju Baru". Program ini memberikan kesempatan kepada anak yatim dan duafa untuk memilih baju baru menjelang Lebaran. Acara pembagian baju baru ini dilaksanakan di Toko Baju Muslim Rabbani, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 22 Maret 2024.
Inisiatif ini menjawab pertanyaan "Bagaimana PKS membantu masyarakat kurang mampu?". Dengan mengajak langsung anak yatim dan duafa berbelanja, PKS memastikan mereka mendapatkan baju yang sesuai keinginan dan ukuran tubuh mereka. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial PKS selama bulan Ramadhan, menunjukkan komitmen partai dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, turut hadir dan menyampaikan, "Pada hari yang berkah ini mereka dapat memilih baju yang sesuai dengan keinginan mereka langsung di tokonya. Inilah program yang kami canangkan untuk masyarakat." Hal ini menunjukkan langsung partisipasi aktif pimpinan partai dalam kegiatan sosial ini. Selain program "Dibeliin PKS Baju Baru", PKS juga menyelenggarakan program mudik bersama untuk membantu masyarakat pulang kampung.
Berbagi Kebahagiaan Jelang Lebaran
Program "Dibeliin PKS Baju Baru" merupakan program perdana PKS yang dilaksanakan secara nasional. Presiden PKS, Akhmad Syaikhu, menjelaskan alasan di balik program ini, yaitu agar anak yatim dan duafa bisa memilih baju yang sesuai dengan selera dan ukuran tubuh mereka. "Program langsung membeli baju langsung di tokonya ini, agar mereka membeli baju yang cocok dan pas di badannya, tidak kebesaran atau kekecilan," jelas Akhmad Syaikhu. Hal ini menunjukkan perhatian PKS terhadap detail dan kepuasan penerima manfaat.
Tidak hanya itu, PKS juga menetapkan kuota minimal bagi anggota dewan untuk berpartisipasi. Anggota DPR RI diwajibkan membawa minimal 30 anak yatim dan duafa, anggota DPRD Provinsi 20 anak, dan anggota DPRD Kabupaten/Kota 10 anak. "Ini hanya jumlah minimal ya. Kalau mau membawa anak yatim dan duafa lebih, silakan saja," ujar Salim Segaf Al-Jufri. Hal ini menunjukkan komitmen PKS untuk melibatkan seluruh kadernya dalam kegiatan sosial ini.
Anggota DPRD Kota Depok, Bambang Sutopo, juga mengungkapkan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian PKS terhadap anak yatim dan duafa. Ia menambahkan, "Dengan mengajak anak yatim dan duafa langsung memilih dan membelinya, mereka bisa memilih sesuai dengan kesukaannya." Hal ini menekankan aspek personalisasi dan pemberdayaan dalam program tersebut.
Mudik Gratis dan Tiket Kereta Api
Selain program "Dibeliin PKS Baju Baru", PKS juga menyediakan program mudik gratis bagi masyarakat. Akhmad Syaikhu menyampaikan bahwa PKS menyediakan 100 bus untuk mudik ke berbagai tujuan di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, serta 1.500 tiket kereta api. "Yang biasa mudik menggunakan motor, bisa memanfaatkan mudik gratis ini dengan kereta," imbuhnya. Program mudik gratis ini melengkapi rangkaian kegiatan sosial PKS untuk membantu masyarakat kurang mampu.
Dengan adanya program "Dibeliin PKS Baju Baru" dan mudik gratis, PKS menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, khususnya anak yatim dan duafa, agar dapat merasakan kebahagiaan di bulan Ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri. Program-program ini bukan hanya sekadar pembagian bantuan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk berpartisipasi aktif dalam prosesnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian PKS terhadap masyarakat dan upaya untuk meringankan beban mereka, khususnya menjelang hari raya. Semoga program-program serupa dapat terus berlanjut dan menginspirasi pihak lain untuk turut serta berkontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan.