Dishub DKI Cek Kesiapan Terminal Kalideres Jelang Puncak Mudik Lebaran
Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengecek kesiapan Terminal Kalideres dalam menghadapi puncak arus mudik Lebaran, menemukan beberapa bus tak memenuhi standar, dan memastikan kesiapan terminal bantuan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, pada Senin (24/3) melakukan inspeksi mendadak ke Terminal Kalideres untuk memastikan kesiapan terminal tersebut dalam menghadapi puncak arus mudik Lebaran 1444 H. Inspeksi tersebut meliputi pengecekan sarana dan prasarana, serta interaksi langsung dengan penumpang dan petugas terminal. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik.
Dalam kunjungannya, Syafrin berdialog langsung dengan para penumpang yang sedang mengantre tiket maupun yang menunggu bus. Ia juga memasuki beberapa bus untuk berbincang dengan para penumpang dan memastikan kenyamanan perjalanan mereka. "Jadi hari ini saya melakukan monitoring terhadap pelaksanaan angkutan Lebaran" ujar Syafrin di Terminal Kalideres. "Kami sudah sampaikan di Jakarta ada empat terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dan kami memastikan kesiapan masing-masing terminal."
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa secara umum, sarana dan prasarana di Terminal Kalideres telah siap melayani lonjakan penumpang selama musim mudik. Namun, ditemukan beberapa kendala. "Namun masih ada temuan armada dari luar Jakarta yang tidak memenuhi standar teknis dan kelayakan jalan," kata Syafrin. Bus-bus yang tidak memenuhi syarat tersebut telah diberi imbauan untuk segera melengkapi persyaratan demi keselamatan penumpang.
Kesiapan Terminal dan Armada
Syafrin menekankan pentingnya kesiapan seluruh armada yang beroperasi, terutama dalam hal keselamatan dan kenyamanan penumpang. Bus-bus yang beroperasi harus memenuhi standar teknis dan kelayakan jalan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan perjalanan yang aman bagi para pemudik. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Selain itu, Syafrin juga memastikan kesiapan terminal bantuan yang telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Terminal-terminal bantuan ini berfungsi untuk mengurangi kepadatan di terminal utama dan memastikan kelancaran arus mudik. "Di Jakarta Utara kami siapkan terminal bantuan di Muara Angke, di Jakarta Barat itu kami operasikan Terminal Grogol, dan di Jakarta Selatan ada di Lebak Bulus," jelasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik. Dengan adanya terminal bantuan, diharapkan kepadatan di terminal utama dapat dikurangi dan para pemudik dapat lebih nyaman dalam melakukan perjalanan mudik.
Lonjakan Penumpang di Terminal Kalideres
Berdasarkan data yang diperoleh dari pengelola Terminal Kalideres, terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang pada Minggu (23/3). Jumlah penumpang mencapai 1.511 orang, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan hari-hari biasa yang hanya sekitar 700 orang per hari. Sebagian besar penumpang tujuannya adalah Padang, Palembang, dan Jawa Tengah.
Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini. Pihak pengelola Terminal Kalideres telah mempersiapkan diri untuk menghadapi lonjakan penumpang tersebut dengan menambah jumlah petugas dan memastikan ketersediaan fasilitas yang memadai. Hal ini menunjukkan kesiapan Terminal Kalideres dalam melayani para pemudik.
Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang, pihak pengelola Terminal Kalideres juga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan di terminal. Mereka bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang selama berada di terminal.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi musim mudik Lebaran. Dengan berbagai persiapan dan langkah antisipasi yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.