DJP DIY Imbau Masyarakat Segera Lapor SPT Tahunan, Batas Akhir 31 Maret 2025!
Kantor Wilayah DJP DIY mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi sebelum batas akhir 31 Maret 2025 guna menghindari kepadatan dan gangguan sistem.

Yogyakarta, 27 Februari 2025 - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi. Batas akhir pelaporan SPT tersebut adalah 31 Maret 2025. Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi kendala teknis pada sistem pelaporan menjelang tenggat waktu.
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP DIY, Ramos Irawadi, menyampaikan imbauan tersebut di Kantor DJP DIY, Sleman. "Kami mengimbau kepada wajib pajak agar segera melaporkan SPT Tahunan, khususnya SPT PPh orang pribadi, karena batas akhirnya 31 Maret 2025," ujar Ramos. Ia menekankan pentingnya pelaporan SPT sedini mungkin untuk menghindari potensi kendala teknis dan kepadatan akses sistem yang sering terjadi mendekati batas waktu pelaporan.
Ramos menjelaskan, semakin mendekati tenggat waktu, semakin tinggi risiko kesulitan pelaporan akibat tingginya trafik akses. "Kalau semakin lama semakin mendekati tenggat akhir, takutnya semakin 'hectic' (sibuk). Kemudian nanti istilahnya jaringan bisa terganggu. Maka lapor semakin awal lebih baik," katanya. Meskipun demikian, DJP DIY mencatat peningkatan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan.
Peningkatan Kepatuhan dan Kemudahan Pelaporan SPT
Hingga tanggal 26 Februari 2025, tercatat sebanyak 115.763 SPT telah masuk, meliputi SPT Tahunan Orang Pribadi dan Badan. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai 104.435 SPT. "Peningkatan ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam melaporkan pajaknya semakin baik," tutur Ramos.
DJP DIY juga berupaya untuk mempermudah proses pelaporan SPT Tahunan. Wajib pajak dapat memanfaatkan fasilitas e-Filing melalui laman djponline.pajak.go.id. Sistem e-Filing memungkinkan pelaporan SPT secara daring, kapan saja dan di mana saja, tanpa harus datang langsung ke kantor pajak. Hal ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan fleksibilitas bagi wajib pajak.
Kemudahan akses dan fleksibilitas waktu pelaporan ini diharapkan dapat mendorong wajib pajak untuk melaporkan SPT lebih awal. "Karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, maka lapor lebih awal lebih nyaman," tambah Ramos. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi penumpukan pelaporan pada hari-hari terakhir sebelum batas waktu 31 Maret 2025.
Imbauan dan Fasilitas untuk Wajib Pajak
DJP DIY menekankan pentingnya kepatuhan dalam pelaporan SPT Tahunan. Pelaporan tepat waktu merupakan kewajiban setiap wajib pajak dan kontribusi penting bagi pembangunan negara. Dengan melaporkan SPT tepat waktu, wajib pajak turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.
Selain itu, DJP DIY juga menyediakan berbagai fasilitas dan layanan untuk membantu wajib pajak dalam proses pelaporan. Selain e-Filing, terdapat pula layanan konsultasi dan bantuan teknis yang dapat diakses melalui berbagai saluran komunikasi. Wajib pajak diimbau untuk memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk memastikan proses pelaporan berjalan lancar dan tepat waktu.
Secara keseluruhan, DJP DIY berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan SPT Tahunan. Dengan adanya peningkatan kepatuhan dan kemudahan akses pelaporan, diharapkan proses pelaporan SPT dapat berjalan dengan lancar dan efisien.
Wajib pajak diimbau untuk tidak menunda pelaporan SPT Tahunan dan memanfaatkan fasilitas e-Filing untuk kemudahan dan kenyamanan. Segera lapor SPT Anda sebelum 31 Maret 2025!