Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Fakta Menarik: Capaian Penetapan Hutan Adat Tembus 400 Ribu Hektare, Menhut Soroti Komitmen Pemerintah

Menteri Kehutanan menyoroti capaian fantastis penetapan hutan adat yang kini mencapai 400 ribu hektare, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi hak masyarakat adat.

Sabtu, 09 Agu 2025 20:36:00
konten ai
Copied!
Menteri Kehutanan menyoroti capaian fantastis penetapan hutan adat yang kini mencapai 400 ribu hektare, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi hak masyarakat adat.
Menteri Kehutanan menyoroti capaian fantastis penetapan hutan adat yang kini mencapai 400 ribu hektare, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam melindungi hak masyarakat adat. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Kehutanan, menunjukkan komitmen kuat dalam pengakuan dan perlindungan hak masyarakat hukum adat. Hal ini terbukti dengan capaian signifikan penetapan hutan adat yang kini telah menembus angka 400 ribu hektare secara nasional. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak.

Dalam kurun waktu 2016 hingga Juli 2025, sebanyak 160 unit hutan adat telah ditetapkan dengan total luasan mencapai 333.687 hektare. Kawasan ini dikelola oleh sekitar 83 ribu kepala keluarga masyarakat hukum adat yang tersebar di 41 kabupaten dan 19 provinsi di seluruh Indonesia. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah menjamin kepastian hukum bagi masyarakat adat.

Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia setiap 9 Agustus menjadi momentum bagi Menhut untuk menyoroti kemajuan ini. Raja Juli Antoni menyatakan bahwa sinergi antara kebijakan nasional dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat hukum adat di daerah, menjadi kunci utama keberhasilan penetapan hutan adat tersebut. Ini juga menjawab pertanyaan mengenai bagaimana pemerintah mendukung hak-hak tradisional.

Perkembangan Signifikan Penetapan Hutan Adat

Capaian penetapan hutan adat menunjukkan tren peningkatan yang positif, khususnya di bawah kepemimpinan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Data terkini mengungkapkan bahwa dalam periode Januari hingga Juli 2025 saja, luasan hutan adat yang ditetapkan telah mencapai 70.688 hektare. Angka ini menandakan percepatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat (PKTHA) Kemenhut, Julmansyah, memaparkan perbandingan capaian. Menurutnya, rata-rata capaian tahunan dari 2016 hingga 2024 adalah sekitar 41.563 hektare per tahun. Dengan 70.688 hektare yang sudah tercapai dalam tujuh bulan pertama 2025, target 100.000 hektare untuk tahun ini sangat mungkin terealisasi.

Peningkatan ini mencakup baik Surat Keputusan (SK) penetapan yang sudah terbit maupun SK yang masih dalam proses verifikasi. Hal ini menunjukkan efisiensi dan komitmen dalam mempercepat pengakuan wilayah adat. Fokus pada hutan adat menjadi prioritas pemerintah untuk memastikan keberlanjutan lingkungan dan hak masyarakat.

Peran Regulasi dan Sinergi dalam Perlindungan Hutan Adat

Keberhasilan dalam penetapan hutan adat tidak terlepas dari dukungan kerangka hukum yang kuat. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebutkan beberapa regulasi kunci yang berperan besar, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan dan PermenLHK Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perhutanan Sosial. Regulasi ini menjadi landasan hukum yang kokoh.

Peraturan-peraturan tersebut telah memperkuat kerangka hukum pengelolaan hutan berbasis hak masyarakat. Selain itu, regulasi ini juga mendorong upaya kolaboratif antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sinergi ini krusial untuk memastikan proses penetapan berjalan lancar dan efektif.

Penguatan regulasi ini memberikan kepastian hukum serta jaminan perlindungan bagi komunitas adat atas wilayah leluhur mereka. Wilayah-wilayah ini selama ini telah dikelola secara lestari oleh masyarakat adat, sehingga pengakuan pemerintah sangat penting. Ini adalah langkah nyata pemerintah dalam mendukung praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • hak adat
  • hutan adat
  • indonesia
  • kebijakan pemerintah
  • kehutanan sosial
  • konten ai
  • lingkungan hidup
  • masyarakat adat
  • menteri kehutanan
  • perlindungan hutan
  • #planetantara
  • raja juli antoni
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen menjadi pusat pengembangan gagasan pendidikan humanis, mengusung Kurikulum Berbasis Cinta untuk melahirkan generasi berkarakter dan damai.
    generasi berkarakter

    UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.