Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Fakta Unik: Pilkada Langsung Diklaim Picu Konflik Keluarga hingga Perceraian, Golkar Kaji Ulang Sistem Pemilihan Kepala Daerah

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyoroti dampak negatif Pilkada Langsung, termasuk konflik horizontal dan perceraian. Golkar kini mengkaji opsi pemilihan kepala daerah via DPRD. Mengapa demikian?

Senin, 28 Jul 2025 20:07:00
konten ai
Copied!
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyoroti dampak negatif Pilkada Langsung, termasuk konflik horizontal dan perceraian. Golkar kini mengkaji opsi pemilihan kepala daerah via DPRD. Mengapa demikian?
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyoroti dampak negatif Pilkada Langsung, termasuk konflik horizontal dan perceraian. Golkar kini mengkaji opsi pemilihan kepala daerah via DPRD. Mengapa demikian? (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, baru-baru ini menyoroti berbagai dampak negatif yang timbul dari sistem Pilkada Langsung di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (28/7). Sorotan ini mencakup potensi konflik horizontal di tengah masyarakat hingga tingginya biaya politik yang harus ditanggung.

Menurut Bahlil, Pilkada Langsung kerap memicu perpecahan dan perselisihan di kalangan warga. Ia bahkan menyebutkan kasus-kasus di mana perbedaan pilihan politik dalam Pilkada dapat berujung pada keretakan hubungan bertetangga atau bahkan perceraian dalam rumah tangga. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Partai Golkar.

Menanggapi fenomena tersebut, Partai Golkar saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai alternatif penataan ulang sistem demokrasi. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah kemungkinan pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), sebagai upaya mencari solusi yang lebih baik.

Dampak Sosial dan Biaya Tinggi Pilkada Langsung

Bahlil Lahadalia secara lugas mengungkapkan "sakitnya" kekalahan dalam Pilkada Langsung, bahkan bagi pihak yang menang sekalipun. Ia menggambarkan bagaimana dampak negatif dari pihak yang kalah dapat memicu konflik sosial, seperti perseteruan antartetangga yang tadinya akur menjadi tidak saling bertegur sapa. Fenomena ini menunjukkan bahwa Pilkada Langsung berpotensi mengikis kohesi sosial di masyarakat.

Lebih jauh, Bahlil mencontohkan dampak ekstrem seperti perceraian yang terjadi hanya karena perbedaan pilihan politik dalam Pilkada. Pernyataan ini menggarisbawahi betapa seriusnya perpecahan yang dapat ditimbulkan oleh kontestasi politik langsung di tingkat daerah. Golkar, pada Desember lalu, telah menyampaikan urgensi penataan sistem demokrasi Indonesia, termasuk melalui perubahan undang-undang politik terkait pemilu legislatif dan Pilkada.

Selain konflik sosial, sistem Pilkada Langsung juga dikenal memiliki biaya politik yang sangat tinggi. Hal ini tidak hanya membebani kandidat, tetapi juga berpotensi menciptakan praktik-praktik yang kurang sehat dalam proses demokrasi. Oleh karena itu, Golkar melihat perlunya evaluasi komprehensif terhadap efektivitas dan dampak dari sistem pemilihan kepala daerah yang berlaku saat ini.

Opsi Pengembalian Pemilihan Kepala Daerah ke DPRD

Salah satu skema yang kini tengah dirumuskan oleh Partai Golkar adalah opsi agar kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota, dipilih melalui DPRD, bukan lagi secara langsung oleh rakyat. Argumentasi utama yang dikemukakan adalah bahwa Undang-Undang Dasar 1945 tidak secara eksplisit menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah harus dilakukan secara langsung.

Menurut Bahlil, UUD 1945 hanya menyebutkan bahwa pemilihan dilakukan secara demokratis, tanpa merinci metode langsung. Interpretasi ini membuka ruang bagi berbagai mekanisme pemilihan yang dianggap demokratis, termasuk melalui perwakilan rakyat di DPRD. Opsi ini diharapkan dapat mengurangi potensi konflik horizontal dan menekan biaya politik yang tinggi.

Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar belum mengambil keputusan final terkait skema ini. Saat ini, Golkar masih dalam tahap penyusunan berbagai kajian, alternatif, dan skema yang komprehensif. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap untung-rugi dari setiap mekanisme pemilihan, demi menemukan format terbaik yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan demokrasi Indonesia.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • bahlil lahadalia
  • demokrasi indonesia
  • dprd
  • golkar
  • konflik sosial
  • konten ai
  • pemilihan kepala daerah
  • pilkada langsung
  • #planetantara
  • politik nasional
  • reformasi pemilu
  • sistem politik
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkomitmen menjadi pusat pengembangan gagasan pendidikan humanis, mengusung Kurikulum Berbasis Cinta untuk melahirkan generasi berkarakter dan damai.
    generasi berkarakter

    UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.