Gegana Brimob NTB Evakuasi Diduga Peluru Meriam di Lombok Tengah
Tim Gegana Brimob NTB berhasil mengevakuasi benda diduga peluru meriam seberat 20 kg dan sepanjang 50 cm yang ditemukan warga di Lombok Tengah; pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan benda serupa.

Warga Lombok Tengah dihebohkan dengan penemuan benda mencurigakan yang diduga peluru meriam di Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara. Penemuan ini dilaporkan pada Jumat, 4 April 2024, oleh seorang warga yang hendak mandi di sungai. Benda tersebut kemudian dievakuasi oleh tim gabungan Polres Lombok Tengah dan Gegana Satbrimob Polda NTB.
Kronologi penemuan bermula ketika seorang warga secara tidak sengaja menemukan benda tersebut di aliran sungai. Setelah diperiksa menggunakan alat detektor logam, warga tersebut yakin benda itu terbuat dari besi dan berpotensi berbahaya. Karena khawatir, ia dan temannya membawa benda tersebut ke rumah dan segera melaporkan penemuan tersebut kepada Bhabinkamtibmas.
Respon cepat dari pihak kepolisian langsung diterjunkan. Tim Gegana Satbrimob Polda NTB dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan identifikasi benda tersebut. Proses evakuasi berjalan lancar dan aman tanpa adanya insiden yang tidak diinginkan. Kecepatan respon ini patut diapresiasi untuk mencegah potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan oleh benda tersebut.
Evakuasi dan Identifikasi Peluru Meriam
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim Gegana, dipastikan bahwa benda tersebut merupakan proyektil high explosive dengan panjang sekitar 50 centimeter dan berat kurang lebih 20 kilogram. "Kesimpulannya benda tersebut berupa proyektil high explosive dan harus segera dilakukan pendisposalan," ujar Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto.
Proses identifikasi dilakukan dengan sangat hati-hati oleh tim Gegana yang terlatih. Mereka memiliki keahlian dan peralatan khusus untuk menangani benda-benda berbahaya seperti ini. Hal ini menunjukan kesiapsiagaan aparat keamanan dalam menangani potensi ancaman di wilayahnya.
Setelah berhasil dievakuasi, peluru meriam tersebut akan dimusnahkan melalui prosedur yang telah ditetapkan untuk mencegah potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan. Proses pemusnahan akan dilakukan oleh tim yang berkompeten dan berpengalaman dalam menangani bahan peledak.
Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat
Kapolres Lombok Tengah mengimbau kepada masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian jika menemukan benda-benda mencurigakan atau serupa. "Jika ada benda seperti itu lagi bisa dilaporkan kepada Polsek jajaran," kata AKBP Eko Yusmiarto.
Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kerjasama antara masyarakat dan aparat keamanan sangat krusial dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Lombok Tengah. Laporan dini akan mempercepat penanganan dan meminimalisir potensi risiko.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Jika menemukan benda yang tidak dikenal dan mencurigakan, jangan mencoba untuk menyentuhnya atau memindahkannya. Segera laporkan kepada pihak berwajib agar dapat ditangani dengan prosedur yang tepat dan aman.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan melaporkan setiap hal yang mencurigakan kepada pihak berwajib. Kerjasama yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.