Gubernur Sumut Fasilitasi Mudik Gratis Lebaran 2025 untuk 10.833 Pemudik
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, memfasilitasi program mudik gratis Lebaran 2025 bagi 10.833 pemudik dengan tiga moda transportasi, menekan angka kecelakaan dan mendorong ekonomi daerah.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, telah memfasilitasi program mudik gratis Lebaran 1445 Hijriah/2025 bagi 10.833 pemudik. Program ini melibatkan tiga moda transportasi: darat, kereta api, dan laut, dengan tujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Pelepasan peserta mudik secara simbolis dilakukan di Stasiun Kereta Api Medan pada Kamis, 27 Maret 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Bobby berpesan kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati di jalan, menjaga kesehatan, dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan. Ia berharap program mudik gratis ini dapat memperlancar silaturahmi keluarga selama Idul Fitri dan sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. "Kami berharap mudik gratis yang diberikan ini, selain bisa bersilaturahmi merayakan Idul Fitri dengan keluarga, juga turut serta membantu perputaran ekonomi di daerah," tutur Bobby.
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Agustinus Panjaitan, mengungkapkan bahwa data Polda Sumut pada tahun 2024 mencatat 1.813 kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, sehingga turut berkontribusi dalam pengendalian inflasi.
Rincian Program Mudik Gratis
Sebanyak 10.833 pemudik mengikuti program mudik gratis ini. Rinciannya adalah 2.760 kursi bus, 7.073 kursi kereta api (termasuk 480 sepeda motor dengan gerbong khusus), dan 1.000 kursi kapal laut. Bus-bus tersebut melayani rute Medan - Penyabungan, Medan - Sibuhuan - Sosa, Medan - Padangsidempuan, Medan - Sibolga - Barus, dan Medan - Sidikalang - Salak. Jadwal keberangkatan untuk moda transportasi darat adalah 27, 28, dan 29 Maret 2025, sedangkan kepulangan pada 5, 6, dan 7 April 2025.
Untuk moda transportasi kereta api, rute Medan - Tanjung Balai dilayani pada 26, 27, 28, dan 29 Maret 2025, dengan kepulangan pada 5, 6, dan 7 April 2025. Rute Medan - Rantau Prapat dilayani pada 28 dan 29 Maret 2025, dan kepulangan pada 6 dan 7 April 2025. Sementara itu, moda transportasi laut melayani rute Batam - Belawan pada 28 Maret 2025 dan Belawan - Batam pada 7 April 2025.
Pelepasan pemudik secara simbolis yang dilakukan Gubernur Bobby Nasution di Stasiun Kereta Api Medan melibatkan 636 peserta mudik dengan tujuan Tanjung Balai. Mereka menggunakan enam rangkaian kereta api. Gubernur juga menekankan pentingnya keselamatan bagi seluruh pemudik, baik yang menggunakan program mudik gratis maupun yang melakukan perjalanan pribadi, dengan imbauan untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk.
Upaya Pemerintah Sumut Mengurangi Kecelakaan Lalu Lintas
Program mudik gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Agustinus Panjaitan, Kepala Dishub Sumut, menjelaskan bahwa angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi menjadi perhatian serius pemerintah. Program ini diharapkan dapat menjadi intervensi efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pemudik.
Selain itu, program ini juga dilihat sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi dengan mengurangi beban biaya transportasi masyarakat. Dengan menyediakan transportasi gratis, pemerintah membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi mereka yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Secara keseluruhan, program mudik gratis ini menunjukkan komitmen pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan warganya selama periode mudik Lebaran. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dengan mendorong perputaran uang di berbagai sektor.