{{caption}}
Harga Ekspor Konsentrat Tembaga Melonjak: Permintaan Global Picu Kenaikan Harga

Kementerian Perdagangan mengumumkan kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga periode 15-31 Mei 2025, didorong tingginya permintaan global terutama dari China.

{{caption}}
Kontribusi RI pada Pasokan Timah Global Anjlok: Ancaman bagi Perekonomian Nasional?

Produksi timah Indonesia turun drastis di 2024, mengakibatkan penurunan kontribusi RI terhadap pasokan global menjadi 12 persen dan berdampak pada kenaikan harga timah dunia.

{{caption}}
Harga Kakao Dunia Naik! Ini Penyebabnya

Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao periode Mei 2025 meningkat menjadi 7.949 dolar AS per MT akibat penurunan produksi di negara produsen utama, seperti Pantai Gading.

{{caption}}
Harga Emas Global Naik, Pengaruhi Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga

Kenaikan harga emas dunia pada awal Mei 2025 menyebabkan peningkatan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga, meskipun harga tembaga dan perak secara global cenderung menurun.

{{caption}}
Ekspor Meningkat, Harga Kelapa Bulat di Pasar Domestik Naik Jelang Lebaran 2025

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan peningkatan permintaan ekspor sebagai penyebab utama kenaikan harga kelapa bulat di pasaran menjelang Lebaran 2025.

{{caption}}
Harga Ekspor Konsentrat Tembaga Melonjak di Maret 2025: Permintaan Global Meningkat

Kementerian Perdagangan mencatat kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga pada Maret 2025, didorong fluktuasi harga dan peningkatan permintaan global.

{{caption}}
Ekspor Timah Babel Anjlok 48%, Tiongkok Tetap Tujuan Utama

Nilai ekspor timah dan non-timah Bangka Belitung anjlok 48,13 persen di Januari 2025 dibandingkan Desember 2024, meskipun ekspor ke Tiongkok masih mendominasi.

{{caption}}
Harga Biji Kakao Melonjak di Februari 2025: Permintaan Tinggi, Produksi Menurun

Kementerian Perdagangan mencatat peningkatan harga referensi biji kakao menjadi 11.102,84 dolar AS per metrik ton di Februari 2025, didorong lonjakan permintaan dan penurunan produksi dari Afrika Barat.