Hujan Gerimis Tak Halangi Ziarah Lebaran di TPU Karet Bivak
Ribuan peziarah tetap memadati TPU Karet Bivak pada Lebaran kedua, meski hujan gerimis mengguyur Jakarta Pusat.

Hujan gerimis tak menyurutkan langkah ribuan peziarah untuk mengunjungi makam kerabat mereka di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, pada Selasa siang, 1 April 2025, bertepatan dengan hari kedua Lebaran. Para peziarah, baik yang datang menggunakan payung maupun jas hujan, tampak khusyuk berziarah hingga pukul 14.00 WIB. Mereka datang untuk mendoakan keluarga yang telah tiada, sebuah tradisi yang dilakukan setiap tahun, terutama saat Lebaran.
Salah satu peziarah, Erni (59), mengungkapkan kebahagiaannya bisa mengunjungi makam orang tuanya. "Tentu saja senang bisa mengunjungi makam orang tua, bisa mendoakan. Kebetulan waktunya biasanya cuma Lebaran. Mungkin kalau hari-hari lain banyak kesibukan juga. Jadi pada belum bisa ke sini," ujarnya. Hal senada diungkapkan Iwan (57) yang berziarah ke makam bibinya. Ia bahkan menganggap hujan gerimis sebagai berkah. "Tuhan baik ya, hujan sebentar habis itu sepertinya bakal reda lagi. Terus yang jual bunga sama air mawar juga banyak ya di depan. Jadi kita enggak kesulitan harus nyari-nyari lagi," kata Iwan. Ia juga memuji kenyamanan TPU Karet Bivak, terutama penataan kuburan yang rapi dan keramahan petugas.
Berdasarkan data yang dihimpun dari petugas administrasi TPU Karet Bivak, Yani, hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sekitar 1.500 peziarah telah mengunjungi TPU tersebut. Yani memperkirakan jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 3.500 pengunjung pada sore hari pukul 17.00 WIB. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan hari pertama Lebaran yang mencapai 7.000 peziarah. "Yang padat itu kemarin. Kalau hari ini kan mungkin orang-orang udah pada mudik atau ada urusan lain," jelas Yani. Meskipun demikian, suasana ziarah tetap khidmat dan tertib, menunjukkan betapa pentingnya tradisi berziarah bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam momen Lebaran.
Ziarah Lebaran di TPU Karet Bivak: Tradisi dan Kesan
Tradisi berziarah ke makam kerabat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran bagi banyak keluarga di Indonesia. TPU Karet Bivak, dengan penataan yang rapi dan petugas yang ramah, menjadi salah satu lokasi favorit untuk melaksanakan tradisi tersebut. Para peziarah datang dari berbagai latar belakang, dengan tujuan yang sama: mendoakan dan mengenang keluarga yang telah meninggal dunia.
Meskipun cuaca kurang mendukung dengan adanya hujan gerimis, hal tersebut tidak mengurangi antusiasme para peziarah. Mereka tetap berdatangan, menunjukkan betapa kuatnya ikatan keluarga dan pentingnya menghormati para leluhur. Ketersediaan penjual bunga dan air mawar di sekitar TPU juga memudahkan para peziarah dalam mempersiapkan keperluan ziarah mereka.
Pengalaman para peziarah di TPU Karet Bivak pun beragam. Ada yang merasa senang karena bisa mendoakan orang tua dan kerabat, ada pula yang menganggap hujan gerimis sebagai berkah. Namun, satu hal yang sama dirasakan oleh mereka adalah kenyamanan dan keramahan yang diberikan oleh petugas TPU.
Jumlah Peziarah dan Antisipasi
Petugas TPU Karet Bivak telah mempersiapkan diri untuk menghadapi lonjakan jumlah peziarah selama periode Lebaran. Meskipun jumlah peziarah pada hari kedua Lebaran lebih sedikit dibandingkan hari pertama, namun pihak pengelola tetap siaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung. Antisipasi ini meliputi pengaturan lalu lintas dan kebersihan area pemakaman.
Perkiraan jumlah peziarah yang mencapai 3.500 orang pada hari kedua Lebaran menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berziarah di TPU Karet Bivak. Hal ini mencerminkan pentingnya tradisi berziarah dalam kehidupan masyarakat Indonesia, sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para leluhur.
Meskipun jumlah pengunjung lebih sedikit dibandingkan hari pertama, namun suasana ziarah tetap khidmat dan tertib. Hal ini menunjukkan kesadaran dan kepatuhan para peziarah terhadap aturan dan tata tertib yang berlaku di TPU Karet Bivak.
Pengelola TPU Karet Bivak terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi para peziarah. Mereka berkomitmen untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan area pemakaman agar para peziarah dapat berziarah dengan tenang dan khusyuk.
Secara keseluruhan, kegiatan ziarah di TPU Karet Bivak pada Lebaran kedua tahun 2025 berjalan dengan lancar dan tertib, meskipun diwarnai dengan hujan gerimis. Ribuan peziarah tetap berdatangan untuk mendoakan keluarga yang telah tiada, menunjukkan betapa kuatnya tradisi dan nilai-nilai keagamaan dalam masyarakat Indonesia.