Imigrasi Palangka Raya Terbitkan 13.097 Paspor di 2024, Melebihi Target
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya berhasil menerbitkan 13.097 paspor sepanjang tahun 2024, melampaui target awal dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan biaya dan aktivitas perjalanan masyarakat.

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatatkan prestasi gemilang pada tahun 2024. Sepanjang tahun tersebut, mereka berhasil menerbitkan sebanyak 13.097 paspor, terdiri dari 6.895 paspor biasa dan 6.202 paspor elektronik. Jumlah ini jauh melampaui target awal yang hanya 8.002 paspor, atau mencapai 163 persen dari target.
Mengapa angka penerbitan paspor di Palangka Raya meningkat signifikan? Kepala Kantor Imigrasi, Mulyadi, menjelaskan beberapa faktor. Salah satu faktor penting adalah kenaikan biaya pembuatan paspor yang berlaku sejak pertengahan Desember 2024. Kenaikan ini, menurut Mulyadi, turut mendorong masyarakat untuk segera mengurus paspor mereka sebelum harga naik.
Faktor lainnya adalah peningkatan aktivitas masyarakat Kalteng yang bepergian ke luar negeri. Baik untuk ibadah haji dan umroh, perjalanan religi lainnya, berobat ke luar negeri, maupun wisata, permintaan paspor pun ikut meningkat. Hal ini menunjukkan peningkatan mobilitas penduduk Kalteng di kancah internasional.
Dibandingkan tahun 2023, angka penerbitan paspor juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada tahun 2023, Kantor Imigrasi Palangka Raya hanya menerbitkan 10.259 paspor. Artinya, terjadi kenaikan sebesar 27,66 persen di tahun 2024. Rinciannya, 8.437 paspor biasa dan 1.822 paspor elektronik diterbitkan pada tahun 2023.
Kenaikan Tarif PNBP
Penting untuk diketahui bahwa telah terjadi penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk permohonan paspor sejak 17 Desember 2024, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024. Paspor biasa non-elektronik 10 tahun kini dibanderol Rp650.000, naik dari Rp350.000. Sementara paspor biasa elektronik 10 tahun naik menjadi Rp950.000 dari sebelumnya Rp650.000.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait persyaratan, prosedur, dan biaya permohonan paspor baru atau penggantian paspor, dapat menghubungi langsung Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya atau melalui media sosial resmi mereka. Informasi yang jelas dan akurat sangat penting agar masyarakat terlayani dengan baik.
Kesimpulannya, capaian Kantor Imigrasi Palangka Raya dalam menerbitkan paspor pada tahun 2024 menunjukkan peningkatan yang signifikan, dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kenaikan biaya dan peningkatan mobilitas masyarakat Kalteng ke luar negeri. Hal ini menunjukkan peningkatan layanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.