Jalur KA Batang Terendam Banjir, Dua Kereta Api Terlambat
Hujan deras di Batang, Jawa Tengah menyebabkan jalur kereta api antara Stasiun Plabuan dan Krengseng terendam banjir, mengakibatkan keterlambatan dua kereta api dan kompensasi diberikan kepada penumpang.

Banjir yang disebabkan hujan deras melanda Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Jumat, 28 Maret 2024, mengakibatkan jalur kereta api antara Stasiun Plabuan dan Stasiun Krengseng ditutup sementara. Sekitar 10 meter jalur rel tergenang air, memaksa PT KAI Daop 4 Semarang untuk menghentikan sementara operasional jalur tersebut demi keselamatan perjalanan kereta api. Peristiwa ini berdampak pada keterlambatan dua kereta api, yaitu KA Kamandaka dan KA Kaligung, dan PT KAI telah memberikan kompensasi kepada para penumpang yang terdampak.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa penutupan jalur dilakukan hingga air surut. Petugas tanggap darurat telah diterjunkan ke lokasi untuk menangani dampak bencana alam ini. Sebagai langkah antisipasi, karung-karung berisi batu kricak dan pasir telah disiapkan untuk menstabilkan jalur rel yang terdampak banjir. PT KAI juga terus memonitor situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
"Ada jalur rel sekitar 10 meter yang tergenang luapan air. Jalur ditutup sementara demi keselamatan perjalanan KA," kata Franoto Wibowo dalam keterangan resminya. Ia juga menambahkan bahwa PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang akibat keterlambatan kereta api tersebut. Kompensasi telah diberikan kepada penumpang yang terdampak sebagai bentuk tanggung jawab PT KAI atas insiden ini.
Penutupan Jalur dan Dampaknya terhadap Perjalanan KA
Penutupan jalur kereta api di Batang mengakibatkan gangguan pada jadwal perjalanan KA Kamandaka dan KA Kaligung. Kedua kereta api mengalami keterlambatan akibat genangan air di jalur rel. PT KAI Daop 4 Semarang terus berupaya untuk meminimalisir dampak keterlambatan tersebut dan memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
Langkah-langkah yang dilakukan PT KAI meliputi pengerahan petugas tanggap darurat, penyiapan material untuk stabilisasi jalur rel, serta koordinasi intensif dengan pihak terkait. PT KAI juga berkomitmen untuk memberikan informasi terkini kepada para penumpang mengenai perkembangan situasi dan jadwal perjalanan kereta api.
PT KAI menghimbau kepada para penumpang untuk selalu memantau informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan kereta api melalui kanal resmi PT KAI, guna menghindari kesalahpahaman dan memastikan perjalanan yang aman dan nyaman.
Upaya Penanganan dan Antisipasi Bencana
PT KAI Daop 4 Semarang telah mengerahkan tim tanggap darurat untuk menangani genangan air di jalur rel. Tim tersebut bertugas untuk membersihkan jalur rel dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Selain itu, PT KAI juga telah menyiapkan karung-karung berisi batu kricak dan pasir untuk menstabilkan jalur rel yang terdampak banjir dan mencegah terjadinya kerusakan lebih lanjut.
Langkah antisipasi ini menunjukkan komitmen PT KAI dalam memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif dan efisien.
PT KAI terus memantau kondisi cuaca dan debit air di wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan. Langkah-langkah pencegahan dan mitigasi bencana akan terus ditingkatkan untuk meminimalisir dampak buruk terhadap operasional kereta api.
Sebagai tambahan, PT KAI juga memberikan kompensasi kepada penumpang yang terdampak akibat keterlambatan perjalanan kereta api. Hal ini menunjukkan komitmen PT KAI untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpangnya.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di daerah yang rawan banjir. Koordinasi dan kerjasama antara berbagai pihak sangat krusial dalam meminimalisir dampak bencana dan memastikan keselamatan masyarakat.