Jalur Selatan Cianjur Kembali Normal, Waspada Longsor Susulan!
Jalur selatan Cianjur yang sempat terputus akibat longsor kini telah kembali normal, namun pengendara diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Cianjur, 4 April 2024 - Sebuah longsor di Kecamatan Cibinong, Cianjur, Jawa Barat, sempat memutus akses jalur selatan, namun kini jalur tersebut telah kembali normal. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur memastikan hal ini, meskipun tetap mengimbau para pengendara untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi bahaya.
Longsor yang terjadi di Desa Sukajadi, Kecamatan Cibinong, pada Kamis, 3 April 2024, menutup akses utama penghubung antar kecamatan. Kendaraan, terutama roda empat, tidak dapat melintas. Berkat respon cepat dari BPBD Cianjur dan instansi terkait, jalur tersebut berhasil dibuka kembali berkat kerja sama dengan Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat.
Proses pembersihan material longsor melibatkan satu alat berat dan satu dump truk. Meskipun jalur sudah dapat dilalui pada Kamis malam secara bergantian, alat berat tetap dikerahkan untuk menangani tebing yang longsor dan mengantisipasi longsor susulan. Hingga Jumat pagi, jalur sudah kembali normal di kedua arah.
Penanganan Cepat dan Imbauan Kewaspadaan
Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menyatakan bahwa jalur menuju Sindangbarang dan sebaliknya telah kembali normal. Namun, ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama saat hujan deras. "Untuk saat ini jalur menuju Sindangbarang atau sebaliknya menuju Cianjur sudah kembali normal dari kedua arah, namun pengendara diminta tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintas terutama saat hujan turun deras," katanya.
Proses penanganan longsor dilakukan dengan cepat. Meskipun petugas gabungan awalnya membersihkan material longsor dengan alat seadanya, kedatangan alat berat mempercepat proses pembukaan jalur. Kapolsek Cibinong, AKP Roni Romdhon, menambahkan bahwa Kamis malam kendaraan sudah dapat melintas secara bergantian, menunggu alat berat tiba. Jumat dini hari, arus lalu lintas kembali normal.
Meskipun jalur sudah normal, petugas tetap disiagakan untuk mengimbau pengendara agar berhati-hati. Lumpur sisa longsor masih menyisakan potensi jalan licin. "Untuk siang ini jalur sudah dapat dilalui normal, lumpur sisa longsor sudah dibersihkan dan alat berat masih disiagakan guna antisipasi longsor susulan, kami meminta pengendara untuk tetap waspada dan hati-hati saat melintas," ujar AKP Roni Romdhon.
Antisipasi Longsor Susulan dan Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Cianjur. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat potensi longsor susulan. Alat berat masih disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi kejadian serupa. Petugas dari Balai PUPR Provinsi Jabar juga masih melakukan penanganan tebing yang longsor.
Asep Kusmanawijaya menambahkan, "Informasi BMKG cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur hingga beberapa hari ke depan sehingga perlu diwaspadai, terlebih saat ini jalur selatan banyak dilalui pemudik yang hendak kembali ke kota asal." Imbauan kewaspadaan ini sangat penting mengingat banyaknya pemudik yang menggunakan jalur selatan Cianjur.
Dengan dibukanya kembali jalur selatan Cianjur, diharapkan arus lalu lintas kembali lancar. Namun, kewaspadaan dan kehati-hatian tetap menjadi prioritas utama bagi semua pengendara yang melintasi jalur tersebut. Kondisi cuaca yang ekstrem dan potensi longsor susulan harus diwaspadai.
Petugas gabungan dari BPBD Cianjur, Kepolisian, dan instansi terkait lainnya tetap berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Mereka juga siap siaga untuk menangani potensi longsor susulan yang mungkin terjadi.