{{caption}}
Jalur Kereta Api di Bandung dan Semarang Kembali Normal Setelah Perbaikan Pascabanjir

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan jalur kereta api di Daop 2 Bandung dan Daop 4 Semarang telah kembali normal setelah perbaikan jalur rel yang terdampak banjir dan longsor.

{{caption}}
Jalur KA Grobogan yang Terendam Banjir Kini Kembali Dilintasi

Setelah terendam banjir akibat luapan Sungai Tuntang, jalur kereta api di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini telah kembali beroperasi, meskipun dengan kecepatan terbatas.

{{caption}}
Perjalanan KA dari Surabaya Pasarturi Normal Kembali Setelah Banjir Grobogan

Perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Surabaya Pasarturi kembali normal setelah jalur kereta api yang terdampak banjir di Grobogan, Jawa Tengah, telah diperbaiki dan dinyatakan aman dilalui.

{{caption}}
KAI Prioritaskan Keselamatan Penumpang di Tengah Cuaca Ekstrem

Di tengah cuaca ekstrem yang mengganggu perjalanan kereta api di Jawa Tengah, KAI memprioritaskan keselamatan penumpang dan melakukan berbagai upaya pemulihan jalur serta rekayasa perjalanan.

kai
{{caption}}
KAI Daop 9 Jember Beri Makan Penumpang Terdampak Banjir Grobogan

KAI Daop 9 Jember memberikan makanan dan minuman kepada penumpang KA Blambangan Ekspres dan KA Pandalungan yang mengalami keterlambatan akibat banjir Grobogan, sebagai bentuk pelayanan terbaik dan sesuai Permenhub No. 63 Tahun 2019.

kai
{{caption}}
Banjir Grobogan Ganggu Perjalanan KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres

Banjir di Grobogan mengakibatkan keterlambatan KA Pandalungan dan Blambangan Ekspres di Daop 9 Jember pada Sabtu, 25 Januari 2024, dengan Pandalungan mengalami penundaan hingga 4 jam.

kai
{{caption}}
KA Pandalungan Terlambat 95 Menit Akibat Banjir Grobogan

Kereta Api Pandalungan tujuan Jakarta mengalami keterlambatan 95 menit dari Stasiun Jember akibat dampak banjir di Grobogan, Jawa Tengah, sementara KA Blambangan Ekspres tepat waktu.

{{caption}}
Banjir Grobogan Sebabkan Keterlambatan Dua Kereta Api di Jember

Banjir di Grobogan mengakibatkan longsor dan kerusakan rel, sehingga dua kereta api tujuan Jember dan Banyuwangi mengalami keterlambatan signifikan, dengan KAI memberikan kompensasi kepada penumpang.