KAI Sumut: 110.021 Tiket KA Lebaran 2025 Ludes Terjual, Layanan Face Recognition Diperkenalkan!
H-3 Lebaran 2025, PT KAI Divre I Sumut telah menjual 110.021 tiket kereta api jarak jauh, atau sekitar 63 persen dari total tiket yang tersedia, dan memperkenalkan layanan Face Recognition Boarding Gate untuk kenyamanan penumpang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara mengumumkan penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk Lebaran 2025 telah mencapai angka yang signifikan. Hingga H-3 Lebaran, tepatnya tanggal 28 Maret 2025, tercatat sebanyak 110.021 tiket telah terjual. Penjualan ini mencakup dua rute utama: KA Putri Deli (Medan-Tanjung Balai PP) dan KA Sribilah Utama (Medan-Rantau Prapat PP). Angka penjualan tersebut setara dengan 63 persen dari total kapasitas tiket yang tersedia, yaitu 175.912 tiket. Keberhasilan penjualan ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Sumatera Utara untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik Lebaran tahun ini.
Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, M As'ad Habibuddin, memberikan rincian lebih lanjut mengenai penjualan tiket tersebut. Sebanyak 76.182 tiket telah terjual untuk KA Putri Deli, sementara KA Sribilah Utama telah menjual 33.839 tiket. As'ad juga mencatat puncak penjualan tiket terjadi pada tanggal 28 Maret 2025, dengan total 9.588 tiket terjual dalam sehari. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran mereka.
Selain mengumumkan angka penjualan tiket, As'ad juga menyampaikan imbauan kepada calon penumpang. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu untuk menuju stasiun keberangkatan agar tidak terlambat. Lebih lanjut, ia juga mengajak calon penumpang di Stasiun Medan untuk memanfaatkan layanan Face Recognition Boarding Gate yang baru diperkenalkan. Layanan ini menawarkan kemudahan dan kecepatan proses boarding karena penumpang tidak perlu lagi menunjukkan tiket dan kartu identitas.
Layanan Face Recognition dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Layanan Face Recognition Boarding Gate merupakan inovasi terbaru dari KAI untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penumpang. Dengan teknologi ini, proses boarding menjadi lebih cepat dan praktis, mengurangi waktu tunggu dan antrean di stasiun. KAI berharap inovasi ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi para pemudik.
Antisipasi lonjakan penumpang selama masa angkutan Lebaran juga menjadi fokus utama KAI. Berbagai langkah strategis telah diambil, termasuk optimalisasi petugas di stasiun dan di dalam kereta api. KAI juga memperkuat layanan digital untuk memudahkan akses informasi dan pemesanan tiket secara real time. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh penumpang.
KAI Divre I Sumut mengingatkan masyarakat untuk selalu membeli tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan. Dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, penumpang juga diimbau untuk selalu mengecek jadwal keberangkatan kereta api agar tidak ketinggalan.
Komitmen KAI untuk Kenyamanan Penumpang
M As'ad Habibuddin menegaskan komitmen KAI dalam memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan, khususnya selama masa angkutan Lebaran 2025. Berbagai inovasi dan peningkatan layanan terus dilakukan untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat Sumatera Utara. KAI berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
Dengan penjualan tiket yang telah mencapai 63 persen dari total kapasitas, KAI Divre I Sumut memperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan selama periode Lebaran 2025. Oleh karena itu, kesiapan dan antisipasi yang matang sangat penting untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan bagi seluruh penumpang kereta api.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku di stasiun dan di dalam kereta api. Dengan kerja sama yang baik antara KAI dan para penumpang, diharapkan perjalanan mudik Lebaran dapat berjalan lancar dan aman.