KBRI Tokyo dan Kepolisian Metro Tokyo Bekali 209 WNI Peserta Magang
KBRI Tokyo berkolaborasi dengan Kepolisian Metro Tokyo memberikan pembekalan keamanan dan aturan hukum kepada 209 WNI peserta magang di Jepang untuk mencegah masalah hukum dan memastikan kenyamanan mereka.

Jakarta, 2 April 2024 (ANTARA) - Dalam upaya melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo bermitra dengan Kepolisian Metro Tokyo menyelenggarakan program pembekalan bagi 209 peserta magang pada Selasa, 1 April 2024. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam tentang keamanan dan regulasi hukum di Jepang, sehingga para WNI dapat menjalani masa magang dengan aman dan nyaman.
Kerja sama ini merupakan wujud nyata komitmen KBRI Tokyo dalam memberikan perlindungan dan asistensi kepada WNI di luar negeri. Pihak KBRI tidak hanya berkolaborasi dengan Kepolisian Metro Tokyo, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat Jepang untuk memastikan terselenggaranya program pembekalan yang komprehensif dan efektif. Penyuluhan yang diberikan mencakup berbagai aspek kehidupan di Jepang, dengan fokus utama pada aspek keamanan dan hukum.
Kepolisian Metro Tokyo turut serta mengirimkan personel dan materi edukatif yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Langkah ini diyakini akan sangat membantu para WNI, khususnya para pekerja, untuk menghindari berbagai permasalahan hukum selama berada di Jepang. KBRI Tokyo secara proaktif melaksanakan program ini sebagai bentuk pencegahan dini terhadap potensi masalah yang dapat menimpa WNI di Jepang.
Pembekalan Komprehensif untuk WNI Peserta Magang
Para peserta magang yang tiba di Jepang melalui program IM Jepang mengikuti program orientasi dan pembelajaran di beberapa gedung asrama IM Jepang di Kasukabe-Saitama. Selain pembekalan dari Kepolisian Metro Tokyo, KBRI Tokyo juga memberikan arahan dan informasi penting lainnya.
Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo, Titik Nahilal Hamzah, turut hadir memberikan kiat-kiat sukses menjalani program magang di Jepang. Beliau juga menyampaikan informasi penting mengenai aturan-aturan di Jepang dan layanan kekonsuleran yang tersedia bagi WNI di sana.
Sebagai bagian dari pembekalan, KBRI Tokyo juga membahas sejumlah kasus hukum yang pernah melibatkan WNI. Tujuannya adalah untuk memberikan pembelajaran berharga bagi para peserta magang agar mereka dapat menghindari kesalahan serupa di masa mendatang. Pengalaman kasus-kasus tersebut diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga dan meningkatkan kewaspadaan para peserta magang.
KBRI Tokyo menekankan pentingnya pelaporan diri melalui portal peduliwni.kemlu.go.id. Langkah ini merupakan upaya proaktif dalam melindungi WNI selama berada di luar negeri. Dengan melapor diri, KBRI dapat dengan mudah memantau keberadaan dan kondisi WNI di Jepang, sehingga dapat memberikan bantuan yang cepat dan tepat jika diperlukan.
Harapan KBRI Tokyo untuk Kesuksesan Program Magang
KBRI Tokyo berharap program pembekalan ini dapat memberikan pengetahuan dan informasi yang komprehensif kepada para peserta magang. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, diharapkan para peserta magang dapat menjalani program magang di Jepang dengan sukses dan terhindar dari berbagai masalah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen KBRI Tokyo dalam memberikan perlindungan dan dukungan penuh kepada WNI yang berada di Jepang.
KBRI Tokyo juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku di Jepang. Dengan memahami dan mematuhi aturan tersebut, para WNI dapat menghindari masalah hukum dan menjaga nama baik Indonesia di mata internasional. Program ini bukan hanya sekadar pembekalan, tetapi juga merupakan bentuk investasi untuk keberhasilan program magang dan masa depan para peserta magang.
Melalui kerja sama yang erat antara KBRI Tokyo dan Kepolisian Metro Tokyo, diharapkan program pembekalan ini dapat menjadi model yang efektif dalam melindungi WNI di luar negeri. KBRI Tokyo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan bagi seluruh WNI di Jepang.