Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kemitraan Magang, Target 10 Ribu Peserta
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan International Manpower of Japan (IM Japan) berkolaborasi meningkatkan kualitas dan kuantitas program pemagangan ke Jepang, menargetkan 10.000 peserta Indonesia.

Jakarta, 13 Februari 2024 - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan International Manpower of Japan (IM Japan) sepakat meningkatkan kualitas dan kuantitas program pemagangan ke Jepang. Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, menyatakan program pemagangan menjadi prioritas Kemnaker, khususnya di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. "Kami memberikan dukungan penuh agar program ini terus berjalan dan berkembang," tegas Menaker Yassierli dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis lalu.
Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Pemagangan
Menaker Yassierli menekankan pentingnya peningkatan kuantitas peserta magang. Targetnya, program ini dapat memfasilitasi hingga 10.000 Warga Negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti program magang di Jepang. Hal ini akan membuka peluang emas bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia untuk mengembangkan keahlian dan pengalaman kerja internasional.
Namun, peningkatan kuantitas harus diimbangi dengan peningkatan kualitas. Proses seleksi peserta magang akan diperketat untuk memastikan hanya kandidat terbaik dan siap yang dikirim ke Jepang. Hal ini akan meningkatkan reputasi program pemagangan Indonesia dan menjamin kesuksesan peserta selama menjalani program.
Dukungan Penuh dari IM Japan
IM Japan menyambut baik upaya peningkatan program pemagangan ini. Sebagai mitra kerja sama jangka panjang, IM Japan berharap program yang telah berjalan lebih dari 30 tahun ini dapat terus memberikan dampak positif bagi Indonesia dan Jepang. Kemitraan strategis ini akan terus diperkuat untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program pemagangan.
Program pemagangan ke Jepang bukan hanya sekadar kesempatan kerja, tetapi juga jembatan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Peserta magang akan memperoleh pengalaman kerja langsung di perusahaan Jepang, mempelajari teknologi terkini, dan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang. Pengalaman ini akan sangat berharga bagi pengembangan karier mereka di masa depan.
Manfaat Jangka Panjang
Program pemagangan ini memberikan manfaat jangka panjang, baik bagi individu maupun negara. Bagi peserta magang, program ini memberikan kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, memperluas jaringan profesional, dan meningkatkan daya saing di pasar kerja. Bagi Indonesia, program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas SDM dan daya saing ekonomi nasional.
Dengan komitmen bersama dari Kemnaker dan IM Japan, diharapkan program pemagangan ke Jepang akan semakin sukses dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua negara. Peningkatan kualitas dan kuantitas peserta magang akan menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang. Kerja sama yang erat antara kedua belah pihak akan memastikan program ini berjalan efektif dan efisien.
Ke depan, Kemnaker dan IM Japan akan terus berkoordinasi untuk menyempurnakan program pemagangan. Evaluasi berkala dan adaptasi terhadap perkembangan terkini akan memastikan program ini tetap relevan dan memberikan manfaat optimal bagi peserta magang dan kedua negara.
Kesimpulan
Kolaborasi antara Kemnaker dan IM Japan dalam meningkatkan program pemagangan ke Jepang merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Dengan target 10.000 peserta dan fokus pada peningkatan kualitas seleksi, program ini diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi dan kemajuan bangsa.