KBS Hadirkan Wahana Baru dan Satwa Eksotis, Tarik Wisatawan Libur Lebaran
Kebun Binatang Surabaya (KBS) luncurkan wahana Rainbow Slide dan Bioskop 7D, serta satwa baru seperti kakaktua galah dan burung unta, untuk menarik pengunjung libur Lebaran, meskipun hari pertama terpantau sepi.

Kebun Binatang Surabaya (KBS) berupaya menarik minat wisatawan selama libur Lebaran dengan menghadirkan wahana dan satwa baru. Pada Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, tepatnya Senin, 31 Maret 2025, KBS meluncurkan dua wahana baru dan memperkenalkan empat jenis satwa eksotis. Langkah ini diambil untuk meningkatkan jumlah pengunjung, terutama selama periode liburan panjang.
Kepala Humas KBS, Lintang Ratri, mengumumkan peluncuran wahana Rainbow Slide dan Bioskop 7D. Selain itu, KBS juga memperkenalkan empat satwa baru yang diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung, yaitu kakaktua galah, macaw sayap hijau, cenderawasih kuning kecil, dan burung unta. Kehadiran satwa-satwa ini menambah kekayaan koleksi fauna di KBS dan memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung.
Tidak hanya wahana dan satwa baru, KBS juga menyelenggarakan pekan lintas budaya selama sembilan hari, mulai 31 Maret hingga 8 Maret 2025. Pengunjung dapat menikmati parade budaya yang beragam, termasuk Reog Ponorogo dan barongsai, setiap harinya. Pekan budaya ini diharapkan dapat menambah daya tarik KBS dan memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi para pengunjung.
Wahana Baru dan Daya Tarik Satwa Eksotis
Rainbow Slide dan Bioskop 7D menjadi wahana terbaru yang ditawarkan KBS. Rainbow Slide menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak, sementara Bioskop 7D memberikan sensasi menonton film yang lebih imersif. Kedua wahana ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung, khususnya keluarga dengan anak-anak.
Kehadiran empat jenis satwa baru, yaitu kakaktua galah, macaw sayap hijau, cenderawasih kuning kecil, dan burung unta, juga menjadi daya tarik tersendiri. Satwa-satwa ini menambah kekayaan koleksi fauna di KBS dan memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat berbagai jenis hewan dari berbagai belahan dunia. Keunikan dan keindahan satwa-satwa ini diharapkan dapat menarik minat pengunjung dari berbagai kalangan.
Pekan lintas budaya yang digelar KBS juga menjadi daya tarik tambahan. Parade budaya yang menampilkan kesenian tradisional Indonesia, seperti Reog Ponorogo dan barongsai, diharapkan dapat memberikan pengalaman budaya yang unik dan berkesan bagi pengunjung. Hal ini juga dapat memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada pengunjung asing.
Jumlah Pengunjung Hari Pertama Lebaran
Meskipun telah menghadirkan berbagai wahana dan satwa baru, jumlah pengunjung KBS pada hari pertama Lebaran terpantau sepi. Lintang Ratri menyebutkan bahwa hanya sekitar 2.000 pengunjung yang datang pada Senin, 31 Maret 2025. Namun, Lintang optimis bahwa jumlah pengunjung akan meningkat pada hari-hari berikutnya.
Berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya, Lintang memprediksi jumlah pengunjung akan meningkat signifikan pada hari kedua Lebaran, diperkirakan mencapai 15.000 hingga 18.000 pengunjung. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah pengunjung pada hari Minggu atau hari libur biasa, yang biasanya mencapai puncaknya di angka 13.000 pengunjung.
Meskipun sepi di hari pertama, KBS tetap menarik minat beberapa pengunjung asing. Beberapa wisatawan asal Tiongkok, seperti Emma Fu dan Harper Chen, mengunjungi KBS karena tertarik dengan wahana dan koleksi satwanya serta lokasinya yang dekat dengan tempat menginap mereka. "Kami mengunjungi KBS karena tempatnya menarik dan dekat dari tempat kami menginap," kata Emma Fu.
KBS berharap dengan adanya wahana dan satwa baru serta pekan lintas budaya, jumlah pengunjung akan terus meningkat selama periode libur Lebaran. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan KBS dan memperkenalkan kekayaan fauna dan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.