Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun, DPR Desak Pemerintah Serius Tertibkan Tambang Ilegal

Anggota DPR RI mendesak pemerintah menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban tambang ilegal yang merugikan negara hingga Rp300 triliun.

Sabtu, 16 Agu 2025 21:30:00
konten ai
Copied!
Anggota DPR RI mendesak pemerintah menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban tambang ilegal yang merugikan negara hingga Rp300 triliun.
Anggota DPR RI mendesak pemerintah menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban tambang ilegal yang merugikan negara hingga Rp300 triliun. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Yan Permenas Mandenas, mendesak pemerintah untuk serius menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto. Instruksi tersebut berkaitan dengan penertiban tambang ilegal yang masih marak di berbagai wilayah Indonesia, khususnya di Papua dan sekitarnya. Desakan ini muncul mengingat potensi kerugian negara yang sangat besar akibat aktivitas pertambangan ilegal.

Pernyataan ini disampaikan Yan Mandenas di Jakarta pada Sabtu (16/8), menyoroti kondisi tambang ilegal yang terus beroperasi meskipun mendapat kecaman dari masyarakat dan pemerintah daerah. Presiden Prabowo sendiri telah menegaskan komitmennya untuk tidak melindungi pihak mana pun yang terlibat dalam praktik ilegal ini. Hal ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (15/8).

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi salah satu pihak yang diharapkan dapat menerjemahkan instruksi Presiden tersebut menjadi tindakan nyata. Penertiban ini diharapkan dapat mengembalikan pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat luas. Bukan hanya menguntungkan kelompok atau korporasi tertentu yang kerap mengatasnamakan masyarakat adat.

Desakan DPR dan Maraknya Pertambangan Ilegal di Papua

Yan Mandenas, yang merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Papua, secara spesifik menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah timur Indonesia. Ia menyebutkan beberapa lokasi seperti Kampung Wasirawi di Manokwari, Distrik Wapoga di Waropen, Yahukimo dengan tambang emasnya, serta Raja Ampat yang memiliki tambang nikel. Lokasi-lokasi ini dilaporkan masih terus beroperasi tanpa izin.

Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam di Indonesia harus sepenuhnya dikembalikan untuk kepentingan masyarakat. Praktik pertambangan ilegal yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu hanya akan menguntungkan segelintir pihak, bukan masyarakat setempat. Kondisi ini juga menimbulkan konflik di daerah, bahkan hingga memicu pemberontakan, karena adanya perlindungan terhadap tambang ilegal.

Yan Mandenas juga mengungkapkan adanya indikasi pembiaran oleh aparat penegak hukum dan kementerian terkait dalam penanganan masalah ini. Ia berharap momentum peringatan HUT RI dapat menjadi titik balik bagi pemerintah untuk melakukan penertiban besar-besaran. Hal ini penting untuk memastikan seluruh sumber daya alam dapat dikelola secara adil dan transparan bagi kemakmuran bangsa.

Komitmen Presiden Prabowo dan Potensi Kerugian Negara

Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam menata ulang tata kelola sumber daya alam di Indonesia. Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI, ia secara tegas menyatakan tidak akan melindungi siapa pun, termasuk anggota koalisi atau partainya, jika terbukti terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. Pernyataan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memberantas praktik culas tersebut.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengungkapkan data mengejutkan terkait skala masalah ini. Ia menerima laporan dari aparat bahwa terdapat 1.063 tambang ilegal yang beroperasi di seluruh Indonesia. Potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari aktivitas ilegal ini diperkirakan mencapai minimal Rp300 triliun. Angka ini menunjukkan betapa besar dampak negatif pertambangan ilegal terhadap keuangan negara.

Data ini menjadi bukti konkret urgensi penertiban tambang ilegal yang harus segera dilakukan oleh pemerintah. Dengan adanya instruksi langsung dari Presiden dan desakan dari DPR, diharapkan kementerian terkait, khususnya Kementerian ESDM, dapat segera mengambil langkah-langkah strategis. Tujuannya adalah untuk menghentikan operasi tambang ilegal dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam bagi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • dpr ri
  • instruksi presiden
  • kementerian esdm
  • kerugian negara
  • konten ai
  • papua
  • penertiban tambang
  • pertambangan indonesia
  • #planetantara
  • prabowo subianto
  • sumber daya alam
  • tambang ilegal
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.