{{caption}}
Indonesia Berpacu dengan Waktu: Atasi Masalah Sampah dengan Teknologi dan Perubahan Perilaku

Bencana longsor sampah 2005 mendorong Indonesia mencari solusi pengelolaan sampah yang optimal, memadukan teknologi seperti PLTSa dan RDF dengan perubahan perilaku masyarakat.

{{caption}}
Solusi Sampah Indonesia: Antara PLTSa, RDF, dan Perubahan Perilaku

Pemerintah Indonesia berupaya mengatasi masalah sampah dengan teknologi PLTSa dan RDF, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah.

{{caption}}
Kemenko Infrastruktur Akomodir Semua Pihak Atasi Masalah Sampah Nasional

Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berupaya mengakomodasi semua pihak untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia, termasuk berdiskusi dengan IFC tentang implementasi Waste to Energy.

{{caption}}
Pemerintah Genjot Pembangunan PLTSa untuk Atasi Masalah Sampah Nasional

Pemerintah intensifkan dukungan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) untuk mengatasi peningkatan sampah seiring pertumbuhan penduduk, dengan menyederhanakan perizinan dan mendorong penggunaan Refuse Derived Fuel (RDF).

{{caption}}
Pemerintah RI Upayakan Pendanaan Teknologi Pengelolaan Sampah

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah berupaya mendapatkan pendanaan internasional untuk pengadaan teknologi pengelolaan sampah guna mengatasi masalah sampah nasional yang mencapai 29,3 juta ton pada tahun 2024.

{{caption}}
Pemkot Padang Anggarkan Rp91,5 Miliar untuk Pengelolaan Sampah di 2025

Pemkot Padang mengalokasikan dana signifikan, Rp91,5 miliar, untuk pengelolaan sampah pada 2025, meningkat drastis dari tahun sebelumnya, guna mengatasi masalah sampah yang semakin mengkhawatirkan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencapai zer

{{caption}}
KLH Usul Anggaran Pengelolaan Sampah 3% APBD

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengusulkan agar anggaran pengelolaan sampah dinaikkan menjadi 3% dari APBD untuk mengatasi masalah sampah nasional yang didominasi sampah organik.