Kota Tua Jakarta Banjir Pengunjung 11 Ribu Orang di H+2 Lebaran
Kota Tua Jakarta dipadati 11.275 wisatawan domestik dan mancanegara pada H+2 Lebaran, menikmati keindahan kawasan bersejarah dan beragam kulinernya.

Pada H+2 Lebaran, Kamis (29/04), kawasan Kota Tua Jakarta Barat dibanjiri oleh 11.275 wisatawan. Data dari Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua mencatat, sebanyak 11.068 wisatawan merupakan pengunjung domestik, sementara 207 lainnya adalah wisatawan mancanegara. Keramaian ini menunjukkan daya tarik Kota Tua sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya di tengah libur Lebaran.
Salah satu pengunjung, Nure (25), warga Purwakarta, Jawa Barat, mengungkapkan alasannya mengunjungi Kota Tua. Ia memanfaatkan waktu libur Lebaran untuk berwisata, setelah hanya mudik selama dua hari pertama. "Berkunjung ke sini buat wisata malam. Di sini masih buka, ramai juga. Soalnya kalau siang, saya udah mulai kerja," ujar Nure.
Kehadiran wisatawan domestik dan mancanegara di Kota Tua menunjukkan bahwa kawasan ini tetap menjadi pilihan menarik bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu libur Lebaran. Keramaian ini juga berdampak positif bagi perekonomian lokal, khususnya para pedagang dan pelaku usaha di sekitar kawasan Kota Tua.
Pesona Kota Tua Memikat Wisatawan
Kawasan Kota Tua menawarkan pesona sejarah dan budaya yang tak tertandingi. Bangunan-bangunan bersejarah, museum, dan galeri seni menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Selain itu, suasana malam hari di Kota Tua juga memberikan pengalaman wisata yang berbeda.
Nure, misalnya, menikmati suasana malam di Kota Tua dengan bersepeda warna-warni dan mencicipi kuliner di sejumlah restoran. "Tadi sendiri aja, main sepeda yang warna-warni itu. Terus ngopi di kafe-kafe. Nikmati Lebaran," tuturnya.
Keberadaan wahana sepeda warna-warni dan beragam pilihan kuliner menambah daya tarik Kota Tua bagi wisatawan. Hal ini menunjukkan upaya pengelola kawasan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan wisata.
Taman Fatahillah menjadi salah satu area yang paling ramai dikunjungi wisatawan. Meskipun kawasan Kota Tua hanya dibuka hingga pukul 21.00 WIB, pada pukul 20.00 WIB, pengunjung masih tampak ramai beraktivitas.
Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal
Keramaian wisatawan di Kota Tua memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Para pedagang dan pelaku usaha di sekitar kawasan tersebut merasakan peningkatan pendapatan selama libur Lebaran. Hal ini menunjukkan pentingnya pengembangan sektor pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
UPK Kota Tua terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan agar tetap menjadi destinasi wisata yang menarik dan nyaman bagi wisatawan. Upaya tersebut antara lain dengan menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban di kawasan Kota Tua.
Dengan pesona sejarah, budaya, dan beragam aktivitas wisata, Kota Tua Jakarta akan terus menjadi destinasi wisata yang diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kesimpulan: Kunjungan wisatawan ke Kota Tua di H+2 Lebaran menunjukkan daya tarik kawasan bersejarah ini sebagai destinasi wisata yang menarik dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Keberadaan wahana dan kuliner menambah daya tarik kawasan tersebut.