Kunjungan Wisatawan KEK Mandalika Lebaran 2025 Ditargetkan Naik 5 Persen
ITDC memprediksi peningkatan kunjungan wisata di KEK Mandalika sebesar 5 persen selama libur Lebaran 2025, ditunjang pengamanan ketat dan berbagai atraksi menarik seperti Lebaran Topat dan program Lampaq.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) optimistis kunjungan wisatawan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan meningkat selama libur Lebaran 2025. Target peningkatannya sebesar lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Corporate Secretary Head Group InJourney, Yudhistira Setiawan, dalam keterangan tertulis di Mataram, Kamis (3 April 2025).
Peningkatan ini diharapkan terwujud berkat berbagai upaya yang dilakukan ITDC. Selain keindahan alam Mandalika yang sudah dikenal luas, berbagai program dan atraksi menarik disiapkan untuk menarik minat wisatawan. Pengamanan kawasan juga diperketat untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama liburan.
Yudhistira Setiawan menambahkan bahwa okupansi hotel di KEK Mandalika diperkirakan bervariasi, antara 32 hingga 75 persen, tergantung pada periode kunjungan. Hal ini menunjukkan adanya potensi peningkatan kunjungan yang signifikan, terutama pada puncak musim liburan.
Pengamanan dan Fasilitas Wisatawan
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan, ITDC mengerahkan kekuatan pengamanan yang cukup besar. Total 105 personel ITDC Security dikerahkan, ditambah 23 personel BKO Polda NTB, 10 personel BKO TNI, dan 20 personel Brimob Polda NTB. Kehadiran personel keamanan ini diharapkan mampu menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan wisata.
Selain pengamanan, ITDC juga menyediakan Posko Lebaran Seru yang beroperasi selama 24 jam mulai 30 Maret hingga 8 April 2025. Posko ini berfungsi untuk memberikan layanan dan informasi kepada wisatawan yang membutuhkan bantuan atau informasi selama berada di KEK Mandalika.
General Manager The Mandalika, Wahyu Moerhadi Nugroho, menambahkan bahwa keberadaan Posko Lebaran Seru ini merupakan salah satu bentuk komitmen ITDC untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan. Dengan adanya posko ini, diharapkan wisatawan dapat merasa lebih aman dan nyaman selama berlibur di Mandalika.
Atraksi Wisata yang Menarik
Salah satu daya tarik utama tradisi Lebaran di Mandalika adalah Lebaran Topat. Perayaan ini akan dipusatkan di Kuta Beach Park dan diperkirakan akan menarik banyak wisatawan yang ingin merasakan tradisi khas masyarakat Sasak. Puncak liburan di Mandalika biasanya terjadi pada perayaan Lebaran Topat, tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
Untuk semakin menarik minat wisatawan, ITDC juga meluncurkan program "Lampaq", yaitu kesempatan bagi wisatawan untuk bersepeda di Sirkuit Mandalika. Dengan tiket masuk seharga Rp50.000, wisatawan dapat menikmati pengalaman eksklusif bersepeda di lintasan balap kelas dunia. Program ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke KEK Mandalika.
Wahyu Moerhadi Nugroho optimistis program Lampaq akan mendapatkan sambutan positif dari wisatawan. Program ini menawarkan pengalaman yang unik dan tak terlupakan, berbeda dari destinasi wisata pada umumnya. Dengan memadukan olahraga dan wisata, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke KEK Mandalika.
Beragam Destinasi di KEK Mandalika
KEK Mandalika menawarkan beragam destinasi wisata yang dapat dinikmati wisatawan. Beberapa destinasi unggulan antara lain Pantai Kuta, Pantai Tanjung Aan, Pantai Seger, Pantai Gerupuk, Bukit Meresek, Bukit Seger, dan tentu saja Sirkuit Mandalika. Keindahan alam yang beragam ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh ITDC, diharapkan target peningkatan kunjungan wisatawan di KEK Mandalika selama libur Lebaran 2025 dapat tercapai. Kombinasi antara pengamanan yang ketat, fasilitas yang memadai, dan atraksi wisata yang menarik akan menjadikan KEK Mandalika sebagai destinasi wisata yang semakin diminati.
ITDC terus berupaya meningkatkan kualitas dan daya tarik KEK Mandalika agar dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar dan menjadikan KEK Mandalika sebagai destinasi wisata kelas dunia.