Lalu Lintas Tol Singosari Jelang Lebaran: Fluktuatif, Puncak Kepadatan Diprediksi H+1 dan H+2
Polres Malang melaporkan arus lalu lintas di Tol Singosari masih fluktuatif menjelang Lebaran, dengan puncak kepadatan diprediksi terjadi pada H+1 dan H+2 Idul Fitri.

Kepolisian Resor (Polres) Malang melaporkan kondisi lalu lintas di Tol Singosari, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idul Fitri masih fluktuatif. Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Polres Malang, Danang Setiyo Pambudi Sukarno, saat ditemui di Pos Pelayanan (Posyan) Karanglo pada Rabu, 26 Maret 2024. Baik kendaraan yang masuk maupun keluar pintu tol tersebut menunjukkan angka yang naik turun dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.
"Tiga hari ini dari arah tol secara periodik di-update berapa jumlah kendaraan yang masuk dan keluar. Kondisinya masih naik turun, belum menunjukkan signifikan," jelas Danang. Meskipun demikian, pihak kepolisian memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait arus lalu lintas di Tol Singosari untuk membantu para pemudik dan wisatawan. "Jadi kalau ada kendala bisa langsung ditindaklanjuti," tambahnya.
Lebih lanjut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha, atau yang akrab disapa Gana, memprediksi puncak kepadatan lalu lintas di jalur keluar Tol Singosari menuju Kota Batu akan terjadi pada H+1 dan H+2 Idul Fitri. Prediksi kepadatan di wilayah Sumberpucung sebelumnya diprediksi terjadi pada H-3, namun kondisi di jalur menuju Kota Batu berbeda.
Kondisi Lalu Lintas Tol Singosari Menjelang Lebaran
Hingga saat ini, belum terpantau peningkatan arus kendaraan bermotor secara konstan di perempatan Karanglo, baik yang menuju Kota Malang maupun Kota Batu. Baik jalur tol, non-tol, maupun arteri, kondisi lalu lintas masih fluktuatif. "Baik jalur tol, non tol, maupun arteri masih fluktuatif, kendaraan masih naik turun," ujar Gana.
Pantauan kepolisian menunjukkan peningkatan arus kendaraan dari gerbang keluar Tol Singosari pada pukul 09.00-14.00 WIB. Namun, jumlah kendaraan yang melintas masih di bawah 1.000 unit. Peningkatan tertinggi tercatat pada pukul 13.00-14.00 WIB dengan 735 unit kendaraan, kemudian turun menjadi 475 unit pada pukul 14.00-15.00 WIB.
Menurut Gana, berdasarkan standar Jasa Marga, kepadatan lalu lintas baru dinyatakan ramai jika jumlah kendaraan konstan di angka 1.100-1.200 unit per jam. Kondisi saat ini masih jauh dari angka tersebut.
Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
Meskipun arus lalu lintas masih fluktuatif, Polres Malang tetap siaga dan terus memantau situasi. Pembaruan informasi secara berkala diberikan kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi perjalanan mereka. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk memastikan kelancaran lalu lintas di Tol Singosari.
Polres Malang menghimbau kepada para pemudik dan wisatawan untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum memulai perjalanan. Disarankan untuk selalu mengecek informasi terkini dari pihak berwenang sebelum melakukan perjalanan, guna menghindari kemacetan dan memastikan perjalanan yang aman dan nyaman.
Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan selalu menjaga keselamatan berkendara. Dengan kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lancar dan tertib.
Pihak kepolisian juga akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di sepanjang jalur Tol Singosari untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan selama periode arus mudik dan balik Lebaran.
Kesimpulannya, kondisi lalu lintas di Tol Singosari masih terpantau fluktuatif menjelang Lebaran. Meskipun belum terjadi kepadatan signifikan, pihak kepolisian tetap siaga dan menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan selalu mengecek informasi terkini.