Puncak Arus Balik Lebaran di Malang Diprediksi H+5, Polisi Siagakan Personel
Polres Malang memprediksi puncak arus balik Lebaran 1444 H akan terjadi pada H+5 di wilayah Malang Raya, dengan sejumlah titik rawan macet telah diantisipasi.

Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur memprediksi puncak arus balik Lebaran tahun ini akan terjadi pada H+5 Idul Fitri 1444 Hijriah. Prediksi ini disampaikan oleh Kepala Pos Pelayanan (Pos) Karanglo, Ipda Samsul Khoiruddin, di Malang pada Jumat, 4 April 2024. Polisi telah bersiaga penuh untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Antisipasi ini meliputi penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan dan penyediaan pos pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan.
Ipda Samsul Khoiruddin menjelaskan, "Kalau untuk puncak arus balik diprediksikan H+5 terjadinya, tetapi kami selalu menyiagakan (petugas) untuk kelancaran masyarakat, termasuk yang akan melakukan perjalanan balik lebih awal." Petugas kepolisian akan terus memantau perkembangan arus lalu lintas dari arah Kota Batu dan Kota Malang menuju pintu masuk Tol Singosari. Tim urai dari unit lalu lintas juga disiagakan di beberapa titik rawan kemacetan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Antisipasi kemacetan ini sangat penting mengingat hari berikutnya merupakan akhir pekan, yang berpotensi meningkatkan jumlah kendaraan yang menuju Kota Batu untuk berwisata. Hal ini akan menambah volume kendaraan yang sudah padat akibat arus balik Lebaran. Oleh karena itu, kesiapsiagaan petugas kepolisian menjadi kunci untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah terjadinya kemacetan yang berkepanjangan.
Titik Rawan Kemacetan dan Pantauan Arus Lalu Lintas
Beberapa titik rawan kemacetan telah diidentifikasi oleh pihak kepolisian, antara lain di Karangploso, Kepuharjo, Masjid Kembar, kampus Institut Teknologi Nasional (ITN), dan persimpangan Karanglo. Petugas akan dikerahkan di titik-titik tersebut untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan yang mungkin terjadi. Data dari Posyan Karanglo hingga pukul 15.30 WIB menunjukkan jumlah kendaraan yang masuk Kabupaten Malang mencapai 11.190 unit, sementara kendaraan yang keluar sebanyak 11.319 unit. Meskipun demikian, Kepala Seksi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyatakan bahwa arus lalu lintas masih terpantau normal dan lancar.
AKP Bambang Subinajar menambahkan, "Arus lalu lintas terpantau normal dan lancar, tidak ada hambatan signifikan di jalur utama. Untuk distribusi kendaraan seimbang antara masuk dan keluar Malang." Pernyataan ini menunjukkan bahwa hingga saat ini situasi lalu lintas masih terkendali. Namun, pihak kepolisian tetap mengimbau kepada pengendara agar tetap waspada dan berhati-hati.
Imbauan tersebut meliputi pengecekan kondisi kendaraan sebelum perjalanan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, dan pemanfaatan pos pelayanan jika membutuhkan bantuan medis atau informasi jalur. Pos pelayanan juga siap memberikan bantuan teknis jika pengendara mengalami kendala pada kendaraannya. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan para pemudik.
Imbauan Kepada Pemudik
Polres Malang mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu waspada dan berhati-hati selama perjalanan. Periksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan istirahat secara berkala untuk menghindari kelelahan. Jangan ragu untuk memanfaatkan pos pelayanan yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian jika membutuhkan bantuan atau informasi.
Dengan adanya antisipasi dan kesiapsiagaan dari pihak kepolisian, diharapkan arus balik Lebaran di wilayah Malang Raya dapat berjalan lancar dan aman. Kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif selama periode arus balik ini. Semoga perjalanan balik para pemudik dapat berjalan dengan selamat dan lancar sampai ke tujuan.
Selain itu, penting bagi pemudik untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan membawa perlengkapan yang cukup untuk perjalanan. Persiapan yang matang akan sangat membantu dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi selama perjalanan arus balik.