Longsor di Kawasan IMIP Morowali, Bupati Turut Berduka dan Janji Bantu Pencarian Korban
Bupati Morowali meninjau lokasi longsor di kawasan IMIP pasca-insiden yang mengakibatkan korban jiwa dan beberapa pekerja masih hilang, serta berjanji akan membantu proses pencarian.

Kecelakaan tanah longsor yang terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah pada Sabtu, 22 Maret 2024 sekitar pukul 00.10 WITA, telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan beberapa pekerja masih dinyatakan hilang. Peristiwa ini telah menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat Morowali dan sekitarnya. Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abdul Rauf, langsung meninjau lokasi kejadian pada Minggu, 23 Maret 2024 untuk melihat langsung kondisi dan memberikan dukungan.
"Saya turut berbelasungkawa. Kepada keluarga korban, saya harap tetap bersabar dan berdoa agar Tuhan memberikan hasil terbaik dalam upaya pencarian korban beberapa hari ke depan," ungkap Bupati Iksan saat meninjau lokasi longsor. Pernyataan ini menunjukkan keprihatinan pemerintah daerah atas musibah yang terjadi dan rasa empati terhadap keluarga korban.
Bencana alam ini mengakibatkan empat karyawan kontraktor tertimpa material longsor. Satu orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya tertimbun tanah. Satu korban telah ditemukan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya masih dalam proses pencarian intensif oleh tim gabungan.
Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tim gabungan yang terdiri dari tim keselamatan PT IMIP, penyewa lahan, dan sejumlah unit kerja terkait masih terus berupaya keras mencari dua korban yang belum ditemukan. Proses pencarian ini dihadapkan pada tantangan kondisi medan yang sulit dan material longsor yang masih labil. Pemerintah daerah menyatakan komitmen penuh untuk mendukung seluruh upaya pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan.
Bupati Iksan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan bantuan penuh dalam proses pencarian korban. "Pemerintah daerah akan mendukung penuh dan bekerja sama dengan seluruh pihak untuk membantu proses pencarian korban. Ini situasi darurat yang membutuhkan perhatian semua pihak,” tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani musibah ini dan memberikan jaminan dukungan kepada tim pencari.
Ia berharap agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan kedua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. Doa dan dukungan dari seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam situasi sulit ini.
Identitas Korban Longsor
Tiga korban yang tertimbun longsor telah teridentifikasi. Mereka adalah Demianus dari Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah; Akbar dari Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat; dan Irfan Tandi Tasik dari Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan. Identitas para korban ini telah dikonfirmasi oleh pihak berwenang dan disampaikan kepada publik.
Informasi mengenai identitas korban ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses identifikasi dan pencarian jika ditemukan. Dukungan dan doa dari masyarakat luas sangat dibutuhkan bagi keluarga korban yang sedang berduka.
Pemerintah daerah Morowali telah menyatakan kondisi ini sebagai keadaan darurat dan membutuhkan dukungan dari semua pihak. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan tim penyelamat sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan para pekerja di kawasan IMIP.
Dukungan dan Solidaritas
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja dan mitigasi bencana di kawasan industri. Dukungan dan solidaritas dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu keluarga korban dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Semoga proses pencarian korban dapat segera membuahkan hasil dan keluarga korban dapat segera mendapatkan kejelasan.
Kejadian longsor ini menjadi sorotan dan perhatian bagi seluruh lapisan masyarakat. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan kerja di berbagai sektor industri.