Lonjakan Penumpang Bandara Ngurah Rai: Naik 12% di Januari 2025
Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat peningkatan 12 persen jumlah penumpang pada Januari 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh arus balik libur Natal dan Tahun Baru serta meningkatnya turis internasional.

Denpasar, 14 Februari 2025 - Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, memulai tahun 2025 dengan catatan positif. Jumlah penumpang sepanjang Januari lalu tercatat meningkat 12 persen dibandingkan Januari 2024, mencapai angka fantastis 2.012.537 orang. Kenaikan signifikan ini menunjukkan pemulihan pesat sektor pariwisata Bali pasca-pandemi.
Faktor Pendorong Kenaikan Penumpang
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan lonjakan penumpang ini didorong beberapa faktor. Salah satu faktor utama adalah arus balik wisatawan setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025. Rata-rata, bandara melayani 64.000 penumpang per hari di Januari 2025, dengan puncaknya mencapai 79.342 penumpang pada 3 Januari.
"Peningkatan penumpang didominasi dampak arus balik setelah libur panjang Natal dan tahun baru 2025," jelas Ahmad Syaugi.
Dominasi Rute Internasional dan Domestik
Dari data yang dipaparkan, rute internasional Singapura menjadi yang tersibuk dengan jumlah penumpang mencapai 205.238 orang. Disusul rute Kuala Lumpur dengan 138.718 penumpang dan Melbourne dengan 101.843 penumpang. Hal ini menunjukkan daya tarik Bali sebagai destinasi wisata internasional yang masih sangat kuat.
Sementara itu, untuk penerbangan domestik, rute Jakarta (CGK) mendominasi dengan jumlah penumpang mencapai 387.508 orang. Kemudian disusul rute Surabaya (116.429 penumpang) dan Makassar (45.256 penumpang).
Wisatawan Asing: Australia di Posisi Teratas
Berdasarkan kewarganegaraan, wisatawan asing asal Australia masih mendominasi kunjungan ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada Januari 2025. Data dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat kedatangan sebanyak 139.577 wisatawan Australia. Posisi berikutnya ditempati oleh wisatawan asal China (61.984 orang) dan India (36.514 orang).
Target Pemulihan 100 Persen di Tahun 2025
Ahmad Syaugi menambahkan, sepanjang tahun 2024, Bandara Ngurah Rai telah mencapai 99 persen pemulihan dari situasi sebelum pandemi COVID-19. Jumlah penumpang pada 2024 mencapai 23,9 juta, mendekati angka 24 juta penumpang pada tahun 2019. Dengan tren positif ini, pihak bandara optimistis dapat mencapai pemulihan 100 persen, bahkan melampaui capaian tahun 2019 di tahun 2025.
Pada Januari 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 63 rute penerbangan dari 54 maskapai. Layanan penerbangan yang beragam ini diharapkan mampu mendukung target pemulihan penuh dan pertumbuhan sektor pariwisata Bali ke depannya.
"Kami harap dengan tren penumpang yang terus meningkat pasca-pandemi COVID-19 jumlah penumpang di tahun 2025 mencapai pemulihan penuh atau bahkan melampaui capaian di tahun 2019 lalu," pungkas Ahmad Syaugi.